MAJALENGKA,(FC), – Kepala Puskesmas Ligung dr Abdul Malik Kahin mengajak masyarakat di wilayah kerjanya untuk senantiasa berprilaku sehat dan menggalakan 5 M untuk mencegah adanya penyakit berbahaya yakni Demam Berdarah (DBD) yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes Aegypti.
Ajakan itu disampaikannya di hadapan para Kepala Desa pada kegiatan Lokakarya Mini Tribulanan, Lintas Sektor dan Lintas Program, yang digelar pada Kamis (9/2), berlangsung di aula Puskesmas Ligung.
Hadir pada Lokakarya tersebut Camat Ligung Ida Heriyani, Waka Polsek Ligung Iptu Yuda, Batuud Koramil Ligung Serka Cecep, para kepala Desa dan undangan lainnya.
Dalam Lokakarya tersebut Kapus Ligung dr Abdul Malik Kahin, memaparkan program kerja Puskesmas Ligung yang telah laksanakan pada tahun 2022 dan memaparkan rencana kerja untuk tahun 2023.
Dalam pemaparannya Kapus meminta kerja sama para Kepala Desa untuk mengajak masyarakat berprilaku sehat, termasuk dalam hal BAB.
“Maaf ya, masih ada masyarakat di beberapa desa di kecamatan Ligung yang manakala BAB nya di sembarang tempat. Padahal kebiasaan yang kurang baik ini adalah salah satu sumber penyebab penyakit dilingkungan masyarakat itu sendiri,” ucap Kapus Abdul Malik.
Disamping itu pula, Kapus Ligung menyoroti bahwa kasus DBD diwilayahnya tergolong masih cukup tinggi.
Menurut catatan selama Januari sampai awal Pebruari tercatat ada 25 kasus DBD di wilayah Kecamatan Ligung. Jumblah tersebut tersebar di beberapa desa, dan desa yang paling banyak Kasus DBD adalah Desa Gandawesi tercatat 13 kasus selama januari.
Dari itu pihaknya, kata Kapus Abdul Malik, mengajak agar masyarakat senantiasa mengedepankan 5 M untuk mencegah terjangkitnya DBD. Karena penyakit tersebut berasal dari jenis nyamuk Aedes Aegypti yang selalu bersarang di genangan air.
5 M itu sendiri kata Kapus, yakni 1 Mengubur barang bekas yang dapat menampung air, 2 Menutup rapat tempat penampungan air, 3 Menguras bak mandi minimal 2 kali dalam seminggu, 4 Menabur bubuk abate dan 5 Mengganti air di vas bunga.
“Kalau 5 M ini selalu dijalankan, Insya Allah kita semua akan terhindar dari penyakit yang membahayakan seperti DBD,” tegas Kapus Ligung.
Ditegaskan Kapus, bahwa pihaknya sudah melakukan langkah langkah dalam penyebaran DBD diwilayahnya, mulai penyuluhan kesehatan, poging dan langkah langkah yang lainya.
Namun apalah artinya langkah langkah yang diprogramkan, manakala masyarakatnya tidak menjalankan pola hidup sehat dan menjalankan 5 M.
“Dari itu dalam kegiatan Lokakarya kali ini, kami mengajak para Kepala Desa agar menyampaikan hal ini kepada masyarakatnya,” pungkas Kapus Ligung.
Sedangkan Camat Ligung Ida Heriyani menyambut baik kegiatan Lokakarya yang digelar Puskesmas Ligung. Dirinya berharap kegiatan semacam ini terus digalakan, demi merealisasikan program program yang telah dibuat Puskesmas Ligung.
“Insya Allah kedepan kita akan bergandeng tangan untuk mewujudkan masyarakat yang sehat menuju Majalengka Raharja,” ucap Camat Ligung di hadapan para kades di acara lokakarya, yang langsung disambut jawaban siap oleh para kades..(Munadi)















































































































Discussion about this post