KOTA CIREBON, (FC).- Kondisi perekonomian nasional tumbuh positif pada triwulan III tahun 2021. Kondisi ini diprakirakan akan berlanjut di triwulan IV 2021.
Demikian disampaikan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Cirebon, Bakti Artanta saat menggelar press conference di Kantor BI Cirebon, Rabu (22/12).
Dalam temu wartawan akhir tahun itu Bakti juga menyampaikan perkembangan perekonomian terkini Jawa Barat dan wilayah Ciayumajakuning.
Pertumbuhan ekonomi Ciayumajakuning di tahun 2021 diprakirakan berada dalam kisaran 3,0% – 3,8%. Pertumbuhan ekonomi diprakirakan meningkat lebih tinggi pada tahun 2022 sekitar 4,8% – 5,6%.
Perekonomian Ciayumajakuning diproyeksikan tumbuh diatas pertumbuhan ekonomi nasional yang diproyeksikan Bank Indonesia sekitar 4,7% – 5,5%.
Dikatakan Bakti, perekonomian mulai tumbuh sejak triwulan II/2021, meskipun dari triwulan 2 ke triwulan 3 terjadi perlembatan.
Hal ini dikarenakan periode Juli-Agustus 2021 terjadi lonjakan kasus Covid-19 varian Delta, sehingga, seluruh kegiatan dan aktifitas masyarakat mulai dikurangi dengan pemberlakuan PPKM Darurat, PPKM Level 1, 2, 3 dan 4.
“Itu yang menyebabkan terjadi perlambatan dalam pertumbuhan ekonomi,” jelas Bakti saat memaparkan perkembangan kondisi perekonomian terkini Ciayumajakuning.
Perekonomian bergerak tumbuh positif sejalan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat pasca langkah-langkah penanganan kasus Covid-19 dan program vaksinasi yang dilakukan pemerintah.
“Kita patut bersyukur karena perkembangan kasus Covid-19 sudah mulai mereda dimana-mana. Mudah-mudahan akan tetap seperti ini,” kata Bakti
Secara nasional, pertumbuhan ekonomi di triwulan IV/2021 diprediksi berada dalam kisaran proyeksi Bank Indonesia, yaitu 3,2% – 4,0%.
“Kalau di tahun 2020 masih kontraksi, di tahun 2021 ini positif, meskipun positifnya tidak seperti di tahun-tahun sebelum Covid-19,” ungkapnya.
Untuk Jawa Barat, laju pertumbuhan perekonomian triwulan III/2021 tercatat tumbuh positif sebesar 3,43% (yoy).
Perekonomian Jawa Barat triwulan IV diperkirakan kembali meningkat dengan konsistensi diteruskannya kebijakan yang bersifat dynamic balancing strategy, dan pelonggaran PPKM yang berdampak pada peningkatan mobilitas masyarakat
Begitu juga wilayah Ciayumajakuning, pertumbuhan ekonomi diprakirakan membaik pada triwulan IV/2021. Hal ini sejalan dengan mulai tumbuhnya permintaan domestik maupun global serta meningkatnya mobilitas masyarakat sehingga mendorong perbaikan daya beli.
Hotel-hotel di Kota Cirebon pun mulai mengalami peningkatan okupansi sejak periode Oktober 2021 lalu. Bahkan tingkat hunian kamar hotel menyentuh angka 80 persen pada weekend.
Begitu juga dengan kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) makin sering digelar di hotel-hotel di Kota Cirebon. (Andriyana)












































































































Discussion about this post