KOTA CIREBON, (FC).- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Cirebon mencatat, kontribusi Ciayumajakuning terhadap perekonomian Jawa Barat sebesar 10,03%.
Kondisi perekonomian Ciayumajakuning (Cirebon, Majalengka, Kuningan, dan Indramayu) ini ditopang beberapa sektor prioritas dan unggulan.
Share kontribusi terbesar adalah dari Indramayu yakni 4,02%, kemudian Kabupaten Cirebon sebesar 2,26%, Majalengka sebesar 1,48%, Kuningan 1,15%, dan Kota Cirebon sebesar 1,13%.
“Untuk Ciayumajakuning ada 5 lapangan usaha yang mendominasi dalam kontribusi perekonomian Jawa Barat,” kata Kepala KPwBI Cirebon, Bakti Artanta saat menyampaikan perkembangan perekonomian terkini Ciayumajakuning pada temu wartawan akhir tahun di Kantor BI Cirebon, Rabu (22/12).
Disebutkan Bakti, Ke-5 lapangan usaha tersebut yaitu Industri Pengolahan, Pertanian, Transportasi dan Pergudangan, Perdagangan Besar dan Eceran, serta Kontruksi.
“Ini beda-beda, gak semua wilayah sama. Contoh untuk Kota Cirebon itu cenderung di perdegangan besar dan eceran di peringkat pertamanya,” jelasnya.
Pertumbuhan ekonomi Ciayumajakuning diprakirakan membaik pada triwulan IV 2021 sejalan dengan mulai tumbuhnya permintaan domestik maupun global serta meningkatnya mobilitas masyarakat sehingga mendorong perbaikan daya beli
Pertumbuhan ekonomi Ciayumajakuning di tahun 2021 diprakirakan berada dalam kisaran 3,0% – 3,8%. Sementara itu, untuk pertumbuhan ekonomi diprakirakan meningkat lebih tinggi pada tahun 2022 sekitar 4,8% – 5,6%. (Andriyana)












































































































Discussion about this post