KUNINGAN, (FC).- Peraturan Perundang – undangan tentang Cukai untuk pencegahan rokok ilegal disosialisasikan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kuningan, di Desa Kalapagunung Kecamatan Kramatmulya, Rabu (22/12).
Bupati Kuningan Acep Purnama dihadapan peserta sosialisasi yang merupakan para pedagang dilingkungan pasar setempat, menyampaikan, sosialisasi tentang rokok ilegal, dimaksudkan agar para pedagang selaku pelaku usaha dapat mengetahui seperti apa ciri-ciri dari rokok ilegal dan sanksi hukum bila menjual atau mengedarkan rokok ilegal.
Sehingga para pedagang dapat menghindari perbuatan melawan hukum dengan tidak menjual rokok ilegal.
“Saya harapkan sosialisasi ini dapat mempercepat penyebaran informasi terkait ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang cukai. Agar masyarakat dan para pedagang semakin memahami terkait cukai dan apa-apa saja sanksinya,” kata Acep.
Upaya menekan dan memberantas peredaran rokok ilegal di Kabupaten Kuningan, dikatakan Acep, pihaknya bekerjasama dengan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Cirebon akan terus melakukan pengawasan, pemberantasan dan penindakan terhadap peredaran rokok ilegal. Karena menurutnya, keberadaan rokok ilegal merugikan negara dari sisi pendapatan cukai.
“Mari tidak membeli rokok yang tidak ada pita cukainya. Karena ini merupakan wujud kontribusi kita kepada negara, sehingga pendapatan negara bertambah. Semakin banyak penerimaan dari cukai, maka semakin banyak dana bagi hasil cukainya, sehingga semakin banyak digunakan untuk kesejahteraan masyakat,” jelas Acep.
Sementara itu, Kadikominfo Kuningan, Wahyu Hidayah mengatakan, sosialisasi ini, merupakan salah satu langkah membangun kerjasama dengan semua pihak dalam memberantas rokok ilegal.
Dimana langkah selanjutnya yang bisa diambil, adalah koordinasi dalam pelaksanaan pengawasan peredaran rokok ilegal khususnya di wilayah Kabupaten Kuningan.
“Tujuan dari sosialisasi ini adalah agar masyarakat memahami dengan mendapatkan pengetahuan dan kesadaran sikap, dan perubahan prilaku terhadap penggunaan rokok ilegal. Dan pelaku usaha agar tertib melakukan jual beli rokok dengan memperhatikan cukainya, jangan sampai melanggar aturan yang berlaku,” jelas Wahyu Hadir pada kegiatan tersebut, Sekda Kuningan H. Dian Rachmat Yanuar, perwakilan KPPBC Cirebon Novembriyanto Nugroho, perwakilan Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian Kuningan, Kasat Pol PP Kab.Kuningan, Kabag Perekonomian dan SDA Setda Kuningan, serta sejumlah undangan lainnya. (Ali)












































































































Discussion about this post