INDRAMAYU, (FC).- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Indramayu menargetkan 22 perolehan kursi legislatif pada pemilihan legislatif 2024 yang akan datang,
DPD Golkar Indramayu pun menghimbau kepada kader dan simpatisan untuk terus melakukan konsolidasi ditingkat bawah.
Ketua DPD Partai Golkar Indramayu, Syaefudin mengatakan, Hari Ulang Tahun ke 57 Partai Golkar kita maknai dengan semangat membangun daerah yang lebih baik lagi.
“Sebagai partai yang cukup lama, perlu kami sampaikan semangatnya adalah bagaimana Partai Golkar bisa mewarnai pembangunan di Indramayu, untuk lebih baik dan untuk masyarakat,” ujar Syaefudin.
Dalam kegiatan itu, menurut Syaefudin, Partai Golkar selalu ada di hati masyarakat Indramayu,Ia bahkan mengklaim Partai Golkar adalah semangat rakyat.
Masih disampaikan Syaefudin, semangat HUT Golkar Ke-57 ini harus menjadi momentum bagi partai yang dinaunginya tersebut,Terlebih untuk menyatukan kekuatan menjelang Pemilu 2024 mendatang.
Partai Golkar Indramayu sendiri menargetkan untuk mempertahankan sebanyak 22 kursi legislatif di DPRD Kabupaten Indramayu. “Untuk target (perolehan kursi), kita pertahannya suara yang ada yakni 22 kursi,” ucap dia.
Dalam kesempatan tersebut, Syaefudin juga mengatakan konsolidasi partai Golkar Indramayu saat ini adalah menggelar musyawarah kecamatan (Muscam).
“Saat ini tinggal 7 pengurus Kecamatan lagi yang belum menggelar Muscam. Targetkan kami, akhir tahun ini, 31 PK sudah terbentuk secara definitif melalui muscam,” kata dia.
Sementara itu, Ketua DPD PKS Indramayu, Ruswa mengucapkan selamat ulang tahun buat partai Golkar. “Atas nama PKS Indramayu saya ucapkan selamat ulang tahun kepada partai Golkar. Semoga bisa terus mewarnai iklim politik di Indonesia,” kata dia.
Dalam acara tasyakuran tersebut, hadir sejumlah petinggi parpol di Kabupaten Indramayu diantaranya PDIP Perjuangan, Gerindra, Demokrat, PKB, PKS, Nasdem, Hanura dan PSI serta Asisten daerah Pemkab Indramayu, Maman Kostaman. (Agus)















































































































Discussion about this post