KOTA CIREBON, (FC).- Dari reses Anggota DPRD Kota Cirebon dari Fraksi Golkar Agung Surpirno terungkap, sejumlah aspirasi dari warga. Salah satunya kondisi Pasar Harjamukti yang memerlukan perbaikan dengan segera. Karena pada sejumlah titik bangunan pasar sudah banyak kerusakan.
“Dari reses saya yang mengunjungi warga banyak menerima aspirasi dan keluhan warga yang sedang dihadapi. Saya tampung aspirasi ini dan akan menjadi dasar pokir dalam persidangan,” ujar Agung kepada FC, Minggu (17/10).
Selain menampung aspirasi dari masyarakat, Agung juga menyempatkan diri untuk melihat kondisi pasar Harjamukti Kota Cirebon. Kehadirannya ke pasar Harjamukti untuk memastikan sarana dan prasarana pasar bisa segera diperbaiki.
“Saya sempatkan diri untuk melihat kondisi sarana dan prasarana pasar agar bisa diperbaiki. Ini demi kenyamanan pedagang dan pembeli yang beraktivitas di pasar tradisional,” ungkapnya.
Pihaknya melihat langkah pengelola Pasar Harjamukti yang sudah menertibkan pedagang diluar yang masuk ke dalam pasar. Sehingga, tempat-tempat parkir sudah kembali kepada fungsinya.
“Ada kurang lebih 250 pedagang yang sudah masuk ke dalam pasar. Namun saya ingin sarana prasarana pasar seger diperbaiki, agar para pedagang dan pembeli nyaman. Kalau sarana prasarana sudah diperbaiki banyak pedagang yang berjualan diluar ingin masuk,” ucapnya.
Mengenai pedagang yang berjualan di trotoar, lanjutnya, pengelola pasar untuk menyediakan tempat terlebih dahulu sebelum pedagang ini dipindah.
Sehingga, jika dilakukan penertiban sudah dapat memberikan solusinya kepada pedagang. Agar tidak muncul pedagang-pedagang baru yang menempati trotoar, kata Agung, akan memberikan rekomendasi penempatan petugas Satpol PP di area depan pasar.
“Kalau tidak ada petugas saya yakin akan muncul lagi pedagang-pedagang baru. Sehingga, rekomendasinya untuk ditempatkan petugas Satpol PP. Nanti saya akan usulkan kepada Kasatpol PP Kota Cirebon,” cetusnya.
Pada reses tahun ini, dirinya menampung aspirasi masyarakat di RW 11 Kampung Curug, Kecamatan Harjamukti. Reses yang dilakukan dari pintu ke pintu ini banyak menerima keluhan dan aspirasi dari masyarakat RW 11 Curug Harjamukti, Kota Cirebon.
Sehingga, hasil reses ini akan menjadi dasar pokok pikiran (pokir) dalam persidangan. (Agus)













































































































Discussion about this post