KAB. CIREBON, (FC).- Bupati Cirebon, Imron Rosyadi menyatakan, kasus kumulatif aktif corona virus disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Cirebon terus mengalami penurunan.
Dari 2.000 lebih kasus aktif, kini hanya ada 89 kasus.yang terdiri 36 menjalani perawatan di rumah sakit dan 53 isolasi mandiri di rumah.
Meskipun begitu, Imron mengingatkan masyarakat Kabupaten Cirebon jangan terlena dengan adanya penurunan kasus, karena varian delta masih menyebar.
“Intinya, masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan. Jangan lupa kalau ada panggilan untuk mendapatkan vaksin Covid-19 harus segera ikut,” katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni mengatakan, jumlah keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit hanya berada di angka 11,79 persen atau 64 dari 543 tempat tidur.
Enny mengatakan, angka tersebut termasuk 10 terendah di Jawa Barat. Sedangkan, tingkat keterisian paling tinggi ada di Kota Banjar sebanyak 48,96 persen.
“Bahkan, rusunawa UGJ yang dijadikan sebagai tempat isolasi mandiri juga tingkat huniannya sangat rendah. Termasuk stok oksigen juga sangat aman,” katanya. (Ghofar)


















































































































Discussion about this post