KOTA CIREBON, (FC).- Pasca libur Idulfitri Kota Cirebon masuk dalam level resiko tinggi atau zona merah. Menyikapi hal tersebut, Pemkot Cirebon intensifkan tracing dan testing di tingkat mikro. Tes rapid antigen kini juga bisa dilakukan di semua puskesmas di Kota Cirebon.
“Sesuai dengan arahan pemerintahan pusat, kami sudah meningkatkan pengawasan di tingkat mikro. Itu setiap camat, lurah hingga RW dan RT diminta untuk melakukan pengawasan terhadap orang yang baru bepergian dari luar kota. Mereka yang baru bepergian dari luar kota juga diminta terlebih dahulu untuk melakukan isolasi mandiri sebelum membaur dengan masyarakat,” jelas Sekda Kota Cirebon Agus Mulyadi, kepada FC, Minggu (26/5).
Masuknya Kota Cirebon ke zona merah, lanjut pria yang akrab disapa Gusmul ini, sebagai dampak meningkatnya tracing dan testing yang telah dilakukan pasca libur Idulfitri 2021.
Pihaknya juga telah melakukan langkah antisipasi, yakni meningkatkan kapasitas ruang isolasi sejumlah rumah sakit yang ada di Kota Cirebon.
Seperti RSD Gunung Jati dan RS Ciremai yang semula memiliki kapasitas 100 tempat tidur ditingkatkan menjadi 140 tempat tidur.
“Bahkan jika terjadi outbreak, mereka juga akan mendirikan tenda di Hotel Ono’s, tempat isolasi mandiri terpusat yang telah disewa oleh Pemkot Cirebon,” imbuhnya.
Sementara itu Kasi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Kota Cirebon Bastijan menambahkan, atas perintah Satgas Penanganan Covid-19, pihaknya telah melakukan tes rapid antigen di sejumlah tempat keramaian.
“Kita telah mulai sejak Jumat, 21 Mei, lalu,” ungkapnya.
Dikatakannya, dimulai dari dua pusat perbelanjaan yaitu Pusat Grosir Cirebon (PGC) dan Cirebon Super Blok (CSB). Keesokannya dilanjutkan di Toserba Asia dan Surya.
Sedangkan pada Minggu, 23 Mei 2021, rapid antigen dilakukan di alun-alun Kejaksan.
“Sejumlah pengunjung yang tidak menggunakan masker langsung kami tes rapid dan hasilnya negatif. Selanjutnya pengunjung tersebut segera diberikan masker dan diingatkan untuk selalu menggunakan masker saat bepergian,” tegasnya.
Hari berikutnya, tes rapid antigen dilakukan di Yogya Junction dan Yogya Grand Center.
Dari hasil tes ditempat keramaian, tidak ditemukan adanya pengunjung yang positif.
Selanjutnya, untuk mempermudah dan memperluas layanan, sejak 18 Mei 2021 tes rapid antigen telah tersedia di semua puskesmas di Kota Cirebon.
“Diberikan secara gratis untuk masyarakat Kota Cirebon. Untuk itu, masyarakat yang membutuhkan layanan tes rapid antigen diimbau untuk mendatangi puskesmas terdekat sebelum bepergian,” pungkasnya. (Agus/FC)
Caption foto
Walikota Cirebon Nashrudin Azis mengingatkan pengunjung mall agar menggunakan masker dengan baik.















































































































Discussion about this post