INDRAMAYU, (FC).- Dipastikan, puluhan rumah warga yang berada dilokasi tidak jauh dari Kilang Pertamina RU VI Balongan mengalami kerusakan parah.
Kerusakan rumah warga ini disebabkan akibat getaran ledakan saat terjadinya kebakaran di tangki T-301G milik Pertamina.
Desa yang terkena adalah Desa Balongan Blok kesambi, Desa Majakerta dan Desa Sukaurip. Desa tersebut lokasinya hanya berjarak sekitar 500 meter hingga 1 kilometer saja dari pusat ledakan.
Semenjak dibangunnya Kilang Balongan, ketiga desa ini pun merupakan ring satu Pertamina RU VI Balongan.
Kondisi terkini di lokasi pada Selasa (30/3), terlihat puluhan rumah mengalami kerusakan. Kondisi kerusakan umumnya pada bagian kaca jendela, plafon rumah yang runtuh akibat getasran keras.
Bahkan salah satu warung milik warga yang berada persis di samping pagar area kilang ambruk dan hampir rata dengan tanah.
Kerusakan ini terjadi saat warga sedang panik untuk menyelamatkan diri masing masing ke tempat yang lebih aman saat kebakaran terjadi.
Baca Juga: Akibat Ledakan Pertamina Balongan, Puluhan Orang Terluka
Bahkan beberapa warga mengalami luka-luka, akibat tertimpa plafon dan pecahan kaca. Rusaknya beberapa bagian rumah warga ini diakibatkan oleh kencangnya getaran yang ditimbulkan oleh ledakan dasyat tanki BBM saat terjadi kebakaran.
Menurut penuturan warga setempat, Sunarji, kebakaran ini terjadi sekitar pukul 00.45 WIB yang diawali oleh bunyi gemuruh dan ledakan sebanyak dua kali.
Ini yang mengakibatkan sebagian material rumah mereka rusak, saat itu warga panik dan histeris melihat kobaran api yang begitu besar dan bunyi sirine di sekitar lokasi kejadian.
“Terus terang kita saat itu panik dan sangat ketakutan karena ledakan itu sangat keras sekali,” ungkapnya kepada FC.
Sementara itu, Unit Manager Communication, Relation & CSR RU VI Balongan, Cecep Supriyatna mengatakan, upaya pemadaman dilokasi kilang Pertamina RU VI Balongan sampai saat ini masih dilakukan.
“Kondisi kobaran api tadi sempat terlokalisir, tinggal dua tangki. Tapi karena angin yang berhembus cukup kencang, tangki nyala lagi dan sempat membesar. Tapi Alhamdulillah sekarang sudah mulai berkurang, mudah mudahan segera padam,” harapnya.
Sementara itu, saat disinggung mengenai warga yang terkena dampak, pihaknya Pertamina pada prinsipnya siap mengganti rugi, kerusakan akibat ledakan kebakaran tangki dikilang Pertamina RU VI Balongan.
“Sampai saat ini kami belum terima data kerusakan rumah akibat kebakaran ini, kita masih menunggu,” ucapnya.
Hingga kini, warga sekitar masih belum berani kembali ke rumahnya masing masing, mereka masih trauma akibat kebakaran tersebut.
Kemudian kondisi rumah mereka juga masih berantakan dan banyak pecahan kaca dan plafon yang masih berserakan di sekitar rumahnya. (Agus)











































































































Discussion about this post