CIREBON, (FC).- Menggeliatnya sektor properti turut mengerek penjualan semen. Direktur Utama Indocement, Christian Kartawijaya mengatakan, meningkatnya permintaan semen pada Februari-Maret 2021 masih didominasi sektor properti atau proyek-proyek residensial.
Sektor properti mulai menunjukan geliatnya menyusul adanya kebijakan pemerintah terkait bunga rendah kredit kepemilikan rumah (KPR), serta kebijakan lain yang mendorong masyarakat untuk membeli rumah.
Pada awal tahun 2021, industri semen masih tertekan karena siklus tahunan musim hujan termasuk meningkatnya kasus baru pasca libur akhir tahun.
Namun dengan cuaca yang lebih kering, dan kecenderungan penurunan kasus baru harian belakangan ini, termasuk proses vaksinasi yang sudah mulai berjalan sejak Januari, industri semen sudah mulai menunjukkan peningkatan permintaan semen, dimana pada bulan Februari telah bertumbuh positif +1% YoY untuk pertama kalinya sejak Pandemi.
“Kami yakin dengan adanya beberapa kebijakan yang baru diterbitkan oleh Pemerintah seperti pembentukan sovereign wealth funds (SWF), kebijakan kredit kepemilikan rumah (KPR) bunga rendah, dan PPN 0% untuk kepemilikan rumah jenis tertentu yang pastinya merupakan katalis positif bagi industri semen,” kata Christian Kartawijaya pada paparan publik virtual, Jumat (19/3).
“Jadi perumahan-perumahan properti sudah mulai menggeliat, sudah mulai bisa jualan. Pemerintah memberikan dorongan, memberikan fasilitas-fasilitas seperti DP 0 Presen, bunga yang rendah, KPR yang rendah, sehingga membuat keinginan masyarakat untuk membeli rumah kelihatannya sudah mulai naik lagi,” ujarnya
Sementara untuk proyek-proyek besar seperti proyek infrastruktur, belum begitu mendominasi. Christian Kartawijaya berharap setelah lebaran Idul Fitri proyek-proyek besar sudah mulai berjalan, sehingga dapat meningkatkan lagi permintaan semen.
“Proyek-proyek infrastruktur, proyek komersial, pembangunan apartemen itu masih stagnan, masih tertunda. Saya berharap setelah lebaran Idul Fitri, proyek-proyek besar ini mulai dijalankan. Budget-budget pemerintah mulai disetujui dan mulai berjalan,” ujar Christian Kartawijaya.
Dalam paparan publik secara virtual tersebut, direksi Indocement juga menyampaikan beberapa laporan antara lain tentang kondisi pasar semen domestik saat ini, strategi investasi, laporan keuangan 2020, dan outlook 2021, pencapaian dan penghargaan perseroan 2020. (Andriyana)












































































































Discussion about this post