KUNINGAN, (FC).- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kuningan melakukan kerjasama dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pertiwi Kuningan dalam penerapan Smart School di SMP se – Kabupaten Kuningan.
Dan peluncuran Women Skill Up Development Program kerjasama dnegan International Labour Organization, dan peluncuran Aplikasi Andorid Sagala Kuningan (SAGAKU) hasil karya dari Siswa SMK Pertiwi Kuningan, di GOR SMK setempat, Kamis (26/11).
Hadir dalam kesempatan itu, Bupati Kuningan H. Acep Purnama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan H. Uca Somantri, Kepala Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata Kabupaten Kuningan H. Toto Toharuddin, Ketua Yayasan Pendidikan Abdhi Pertiwi Kuningan Asep Kadilah Nurhidayat, Direktur Axioo Class Program Timotius Theopelus, Chief Executive Officer PT. Joindo Eka Handal Makeblock Indonesia Erwin Octavia , Founder Sekolahan.id Hendry Cahya Irawan, Kepala Desa Kasturi Edi Kosasih, Dewan Pendidikan, Dewan Kebudayaan, dan Kepala SMP Se-Kabupaten Kuningan beserta Pengawas SMP.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kuningan, H. Uca Somantri didampingi Kabid SMP, Abidin mengatakan era komputerisasi saat ini, teknologi informasi sangat berkembang dengan sangat pesat khususnya di bidang Mobile. Banyak masyarakat yang sudah menggunakan smart phone untuk kebutuhan sehari-hari karena memiliki beragam fitur terutama dalam menyampaikan suatu informasi.
“Aplikasi dalam bentuk Mobile android merupakan solusi yang dapat menjawab kekurangan yang sudah ada. Aplikasi dalam bentuk Mobile mempunyai beberapa kelebihan. Salah satunya efisien dalam penggunaannya dan tidak menghabiskan banyak waktu,” jelas Uca.
Sehubungan dengan hal tersebut, lanjut Uca, maka munculah ide kreatif dari siswa SMK Pertiwi Kuningan untuk mengembangkan start – up dalam bidang aplikasi dengan membangun sebuah system media informasi yang akan mempermudah masyarakat dalam mencari informasi tentang Pariwisata Kabupaten Kuningan.
Ditempat yang sama, Kepala SMK Pertiwi Kuningan, Dea Ariana Vamitrianto menyampaikan aplikasi tersebut akan berisi informasi Wisata, Hotel, Produk Lokal dan lain-lain yang ada di Kabupaten Kuningan dengan tujuan membangun dan mempromosikan bidang sektor pariwisata dan UMKM yang ada di Kabupaten Kuningan guna memperluas informasi tentang potensi wisata maupun produk yang terdapat di Kabupaten Kuningan ke masyarakat luar dalam bentuk aplikasi informasi digital.
“Aplikasi SAGAKU ini akan membantu masyarakat atau khususnya para pengelola pariwisata yang akan membantu meningkatkan animo masyarakat untuk berkunjungan, dan dari pengunjung ini bukan hanya yang berada di Wilayah Kabupaten Kuningan saja. Aplikasi ini bisa didownload oleh siapa saja maka tidak menutup kemungkinan bisa mendatangkan pengunjung dari luar. Selain dari segi Pariwisata pada aplikasi ini juga bisa mengenalkan produk UMKM yang dihasilkan oleh masyarakat yang berada di Wilayah Kabupaten Kuningan,” ujar Dea didampingi Siswa pencipta SAGAKU.
Sementara itu, Bupati Kuningan H. Acep Purnama mengatakan kegiatan hari ini setelah kerjasama wajib diaplikasikan untuk sosialisasi kepada seluruh jajaran SMP dan SD. dan di SMK Pertiwi ini disediakan sarana dan prasarana untuk melatih, berlatih cuma-cuma artinya ini gratis.
“Ini merupakan sesuatu bentuk kepedulian dari yayasan SMK Peritiwi Kabupaten Kuningan ini harus menjadi contoh, dan harus dimanfaatkan oleh semua. bukan karena gratis tapi ingin bersama-sama dengan semangat menyongsong kabupaten kuningan sebagai Kabupaten Pendidikan. dengan sama-sama bukan menyongsong lagi tapi kita wajib untuk adaptasi menyeseuaikan dengan pendidikan berbasis digitalisasi berbasis aplikasi , tekologi dan lain sebagainya,” jelas Acep
Acep menyampaikan, dengan launching aplikasi Sagala Kuningan (SAGAKU) berterimakasih kepada SMK Pertiwi yang sudah ikut mewartakan baik dalam bentuk promosi atau pemberitahuan kepada seluruh masyarakat, bukan kuningan saja tapi ini mewartakan ke dunia Internasional. Apa saja yang ada dikuningan, apa saja yang terjadi di Kuningan, dan termasuk potensi-potensi yang ada di kabupaten kuningan. Seperti Sumber Daya Alam, Sumber Daya Manusia, berikut UMKM maupun keterampilan pokoknya.
“Dengan ini saya yakin, mungkin yang tidak tahu Kuningan akan tahu Kuningan, yang tidak mengenal Kuningan akhirnya akan mengenal Kuningan, yang tidak berminat ke Kuningan akhirnya berminaat ke Kuningan, dan yang melihat kuningan kurang menarik sekarang orang tertarik untuk ikut berpikir tentang Kuningan, seperti dalam bentuk investasi,” kata Acep. (Ali)
















































































































Discussion about this post