MAJALENGKA, (FC).- Untuk memutus rantai penyebaran virus corona yang saat ini belum di ketemukan obat dan vaksinnya, berbagai cara dilakukan pemerintah agar masyarakat terselamatkan dan terhindar dari penyakit yang membahayakan tersebut.
Seperti yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Majalengka pada Senin (28/9), melakukan test swab kepada 60 orang yang dianggap pernah kontak langsung dengan orang yang positif terpapar Covid-19.
Bertempat di halaman Puskesmas Ligung, satu persatu orang yang telah didata menjalani test swab. Hasil dari test swab itu sendiri baru akan diketahui beberapa hari kemudian. Pantauan FC, mereka yang di test swab nampak sehat dan tidak menunjukan tanda-tanda atau gejala ke arah terpapar Covid-19.
Namun walaupun demikian test swab secara masif harus dilakukan untuk mengetahui penyebaran Covid-19 di tengah tengah masyarakat.
Kepala Puskesmas Ligung Hj. Eli Yuliawati mengatakan, test swab secara masif ini adalah program Dinkes Kabupaten Majalengka dengan tujuan untuk mencari orang-orang yang diduga terpapar Covid-19.
“Sasarannya adalah mereka yang diduga pernah kontak erat dengan pasien positif Covid-19, atau juga orang-orang yang bekerja digarda paling depan dalam penanganan Covid-19, seperti TNI, Polri, staf kecamatan, KUA, perangkat desa, dan masyarakat yang pernah di rapid test dan hasilnya reaktif,” katanya.
Masih dikatakan Eli, hasil test swab ini baru akan diketahui beberapa hari kedepan. Bagi yang baru saja menjalani test swab dihimbau agar melakukan isolasi mandiri di rumah sampai menunggu hasil swab.
“Paling lama satu minggu hasilnya sudah diketahui. Mudah-mudahan saja yang di swab hari ini hasilnya semuanya negatif,” ujar Kapus Eli.
Eli menyebutkan sebanyak 60 orang yang ikuti tes swab, namun dibagi dua kelompok, hari senin 30 orang dan hari berikutnya 30 orang.
“Kaita bagi dua gelombang mengingat keterbatasan tempat dan tenaga medis, disamping itu pula agar tidak terjadi kerumunan massa,” ungkapnya.
Sementara itu seorang anggota TNI dari Koramil Ligung Serka Rayanto yang mengikuti test swab mengatakan, dirinya sengaja mengikuti test swab yang diadakan oleh Dinkes Kabupaten Majalengka untuk memastikan apakah dirinya terpapar atau tidak.
Hal ini karena tugas sebagai Babinsa adalah garda terdepan dalam pencegahan Covid-19, dari itu test swab sangatlah diperlukan.
“Mudah mudahan saja hasilnya negatif,” ujarnya singkat.
Terpisah Camat Ligung H.Maman Komarudin selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19, menghimbau kepada masyarakat agar terus menjalankan perilaku hidup sehat dengan selalu menerapkan protokol kesehatan, seperti selalu mencuci tangan dengan sabun, jaga jarak atau hindari kerumunan serta selalu memakai masker saat keluar rumah.
“Terapkan 3M, agar terhindar dari Covid-19,” kata Camat. (Munadi)
















































































































Discussion about this post