INDRAMAYU,(FC).- PT Pupuk Kujang memastikan penyaluran pupuk bersubsidi dari pemerintah sesuai alokasi Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang diinput ke dalam sistem dengan basis NIK melalui E-RDKK.
Perihal itu diungkapkan Manager Komunikasi Perusahaan Pupuk Kujang, Fitria Ratu Pagih, Minggu (30/8), kondisi ini menyusul terkait informasi tersendatnya ketersediaan pupuk di wilayah Kabupaten Indramayu.
Dikatakan Ratu, Sebagai produsen pupuk yang bertanggung jawab dalam pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Barat dan Banten, PT Pupuk Kujang terus memantau ketersediaan pupuk bersubsidi dari distributor hingga ke kios-kios pengecer dan memastikan sampai ketangan petani yang berhak menerimanya untuk wilayah Jabar-Banten .
” Kami pastikan penyalurannya tepat sasaran dan kuota pupuk hanya bagi kelompok tani,” ungkapnya
Dia menambahkan, persediaan pupuk cukup aman. Stok pupuk urea bersubsidi di gudang lini III yang ada di Kabupaten Indramayu sampai dengan 27 Agustus 2020 ini mencapai 10.343 ton.
Sedangkan realisasi penyaluran wilayah Indramayu untuk Urea mencapai 48.563 ton atau 101% dari ketentuan Distan sebesar 48.036 ton. Selain pupuk urea, kesiapan stok Petroganik sebanyak 704 ton atau 1.650 % dari ketentuan stok
sebesar 42 ton.
” Kios resmi yang tersebar di wilayah Indramayu sebanyak 460 kios,Sedangkan untuk pemenuhan kebutuhan stok pupuk NPK Phonska di wilayah Indramayu merupakan tanggung jawab dari PT Petrokimia gresik, ” ungkap Ratu
Sementara itu, mengenai persoalan di Indramayu pihaknya akan menyalurkan pupuk untuk kebutuhan para petani, bila permintaan disetujui oleh dinas terkait.
“Kalau dinas menyetujui sebenarnya sudah bisa. Harapan kami juga kalau ini urgent, ya harus segera disalurkan. Yang jelas kami akan support kebutuhan petani,” ungkapnya. (Agus)















































































































Discussion about this post