MAJALENGKA, (FC).– Jajaran Polres Majalengka terus melakukan penyelidikan terkait Kecelakaan maut Tol Cipali, tepatnya di KM 150, 700 Tol Cipali wilayah Majalengka.
Polisi juga saat ini tengah melakukan penyelidikan tentang kecelakaan maut yang mengakibatkan empat orang meregang nyawa di lokasi kejadian dan 10 orang mengalami luka-luka.
Kapolres Majalengka, AKBP Bismo Teguh Prakoso, melalui Kasat Lantas, AKP Luky Martono mengatakan, saat ini pihaknya bersama Dishub telah pengecekan kelaikan kendaraan Bus Widia, Truk Hino dan Minibus Elf.
“Kita juga telah berkoordinasi dengan Agen Pemegang Merk (APM) ketiga kendaraan yang terlibat kecelakaan. Kita juga telah meneliti kelaikan kendaraan yang terlibat kecelakaan tersebut oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Majalengka,” ucap Luky, Senin (24/8).
Dia menjelaskan, ada beberapa komponen kendaraan yang dicek. Selain itu, pihaknya memeriksa bagian-bagian kendaraan yang rusak akibat kecelakaan maut tersebut.
“Untuk bus Widia diperiksa kondisi komponen seperti rem, kampas kopling dan ban. Hasilnya belum bisa disampaikan, tapi dari analisa awal di lapangan banyak kerusakan permanen akibat benturan,” ucapnya.
Selain memeriksa kondisi ketiga kendaraan tersebut, penyidik Laka Lantas, Satlantas Polres Majalengka juga telah memeriksa sejumlah saksi yang selamat dari kecelakaan maut itu.
“Saksi yang kita periksa, ada tiga orang. Terdiri dari sopir dan kernek Truck Fuso dan sopir Minibus Elf,” katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, empat orang meregang nyawa akibat kecelakaan di KM 150.700 Tol Cipali, Jalur A Majalengka pada Minggu (23/8). Kecelakaan maut Tol Cipali itu melibatkan tiga kendaraan yakni Bus Widia, Truck Fuso dan Minibus Elf.
Akibat insiden itu, empat orang meninggal dunia, 3 orang alami luka berat serta 7 mengakami luka ringan. (Munadi)









































































































Discussion about this post