MAJALENGKA,(FC), – Menyambut Muharram 1448 Hijriah tahun 2026, Dewan Pengurus Daerah Persatuan Umat Islam (DPD PUI) Kabupaten Majalengka menyelenggarakan pengajian akbar dan diskusi panel Muharam, Minggu (12/7).
Kegiatan itu sendiri digelar di aula kantor Bapermin DPD PUI Majalengka dengan mengusung tema strategis, yakni Hijrah Menuju Indonesia Emas 2045 dan Kontribusi PUI dalam Membangun Generasi Beriman, Berilmu, dan Berperadaban.
Acara ini dihadiri oleh ratusan jemaah, tokoh ulama, serta kader PUI dari berbagai penjuru wilayah di Majalengka tersebut menjadikan tahun baru islam, bukan hanya sekedar pergantian tahun. Melainkan sebagai ajang hijrah intelektual dan spiritual untuk meninggalkan kebiasaan yang kurang produktif menuju budaya yang lebih berdaya saing.
Dalam sambutannya, Ketua DPD PUI Majalengka, Asep Zaki Mulyatno, menekankan bahwa PUI memiliki tanggung jawab besar dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul demi visi satu abad kemerdekaan Indonesia. Ia menegaskan bahwa Gerakan Islah atau perbaikan yang menjadi ruh organisasi harus mampu memberikan dampak nyata dalam membangun karakter generasi muda.
“Pendidikan Islam adalah katalisator utama dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi memiliki integritas moral yang berakar pada nilai-nilai luhur bangsa,” pesannya.
Sementara itu, dalam sesi diskusi, para pembicara salah satunya adalah Pimpinan dan Pengasuh Pondok Pesantren Al Madani Sukahaji Dr KH Endi Suhendi MA menyoroti bahwa menuju Indonesia Emas 2045, tantangan digitalisasi dan disrupsi teknologi harus dihadapi dengan literasi digital yang kuat namun tetap menjaga akhlak.
Oleh karena itu kata alumni Pondok Modern Darussalam Gontor tahun 1996, pendidikan berbasis nilai yang selama ini diimplementasikan di madrasah-madrasah di bawah naungan PUI, mulai dari RA hingga Aliyah, diharapkan menjadi instrumen untuk mencapai cita-cita kehidupan yang bermartabat.
Lebih lanjut, pria yang juga menjadi salah satu pengurus DPD PUI Majalengka tersebut menambahkan, tentang pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat untuk melahirkan generasi Insan Kamil yaitu manusia seutuhnya yang seimbang dalam pertumbuhan spiritual dan intelektual.
“ PUI tentunya akan terus berkomitmen untuk terus berada di garda terdepan dalam melakukan perbaikan (islah) di berbagai sektor kehidupan, terutama pendidikan dan dakwah, guna mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang diridhai Allah SWT,” paparnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk stabilitas dan kemajuan bangsa, serta pengukuhan komitmen para guru dan kader PUI Majalengka untuk terus mengabdi dalam mencerdaskan generasi bangsa. Momentum hijrah ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya perubahan nyata bagi kemaslahatan umat menuju 2045. (Munadi)







































































































Discussion about this post