KAB.CIREBON, (FC).- Kodim 0620/Kabupaten Cirebon mulai melaksanakan kegiatan Pra-TNI Manunggal Membangun Desa (Pra-TMMD) Reguler ke-129 Tahun 2026 di Desa Luwungkencana, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, Rabu (1/7).
Tahap awal tersebut difokuskan pada percepatan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga sebagai salah satu sasaran fisik program TMMD.
Sejak pagi, personel Kodim 0620 bersama masyarakat bergotong royong mengerjakan rumah-rumah yang telah ditetapkan sebagai penerima bantuan RTLH.
Kegiatan itu menjadi bagian dari sinergi TNI dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.
Pada hari pertama pelaksanaan Pra-TMMD, rehabilitasi rumah milik Rojali telah mencapai progres sekitar satu persen.
Sementara itu, pengerjaan rumah milik Wartini telah mencapai sekitar dua persen. Proses pembangunan dilakukan secara bertahap sesuai perencanaan teknis agar hasilnya memenuhi standar kelayakan dan selesai sesuai target.
Serda Alief M mengatakan, pelaksanaan Pra-TMMD bertujuan mempercepat penyelesaian seluruh sasaran fisik sebelum pembukaan resmi TMMD Reguler ke-129.
“Pra-TMMD kami laksanakan untuk mempercepat pekerjaan sehingga seluruh sasaran fisik dapat selesai sesuai target. Kami juga mengajak masyarakat ikut bergotong royong agar hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi warga,” ujarnya.
Menurutnya, TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi wadah mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat melalui semangat gotong royong yang selama ini menjadi budaya dalam pembangunan pedesaan.
Ia menambahkan, rehabilitasi RTLH merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal yang layak. Dengan kondisi rumah yang lebih baik, diharapkan kualitas hidup penerima manfaat juga meningkat.
Selain pembangunan fisik, TMMD Reguler ke-129 juga diharapkan mampu memperkuat kebersamaan, kepedulian sosial, serta partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan desa.
Kehadiran personel TNI di tengah masyarakat menjadi wujud dukungan terhadap percepatan pembangunan, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan perhatian.
Selama kegiatan Pra-TMMD berlangsung, seluruh personel tetap mengutamakan aspek keselamatan kerja serta menjalin koordinasi dengan pemerintah desa dan warga setempat.
Hingga akhir kegiatan hari pertama, seluruh rangkaian pekerjaan berlangsung tertib, aman, dan lancar. (Johan)











































































































Discussion about this post