KOTA CIREBON, (FC).- Ada yang spesial dari perayaan HUT ke-12 Grage City Mall (GCM), bukan hanya ajang perayaan, tapi lebih dari itu, GCM memulai babak baru transformasi salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Cirebon ini.
Perayaan HUT digelar di Amphitheater Grage City Mall, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Cirebon, Sabtu (6/6) malam.
Manajemen GCM juga secara resmi mengumumkan perubahan nama dari Grage City Mall menjadi Grage City Hub. Hal ini sebagai bentuk pengembangan konsep ruang publik yang lebih terbuka, inklusif, dan kolaboratif.
Dalam sambutannya CEO Grage Group, Dekon Gunawan Boediman menyampaikan, perubahan Grage City Mall menjadi Grage City Hub lahir dari kebutuhan untuk menghadirkan ruang yang lebih luas bagi masyarakat, komunitas, hingga pelaku ekonomi kreatif di Kota Cirebon.
“Pada HUT ke-12 Grage City Mall, Grage City Mall akan mengubah namanya menjadi Grage City Hub. Mohon doa dan restu,” ujarnya.
Dekon memaparkan, perubahan nama ini bukan sekadar rebranding, melainkan bagian dari visi untuk menjadikan kawasan Grage City Hub sebagai pusat aktivitas masyarakat lintas komunitas.
“Selama ini sudah banyak komunitas yang tumbuh dan aktif di kawasan Grage City Mall. Karena itu, konsep baru Grage City Hub diharapkan dapat menjadi wadah yang lebih besar untuk mengembangkan potensi tersebut.
Pihaknya ingin komunitas ini dapat berkembang bersama-sama. Fasilitas yang ada di Grage City Hub ini dapat digunakan untuk kepentingan semua, baik olahraga, budaya, kesenian, maupun ekonomi.
Dekon juga mengajak berbagai pemangku kepentingan untuk turut berperan dalam pembinaan dan pengembangan UMKM di Kota Cirebon. Ia berharap konsep baru ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain.
Tak hanya itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada insan media yang selama ini turut membantu mempromosikan berbagai kegiatan dan potensi Kota Cirebon.
“Tanpa media, kami tidak bisa memperkenalkan berbagai aktivitas dan usaha yang ada di Kota Cirebon. Terima kasih atas dukungan rekan-rekan media,” ujarnya.
Lebih jauh, Dekon berharap transformasi ini dapat menjadi bagian dari upaya kebangkitan ekonomi dan pariwisata Kota Cirebon pascapandemi.
“Sejak COVID-19, tempat ini sempat redup. Namun dengan kolaborasi semua pihak, mudah-mudahan kita bisa bangkit lagi dan menjadikan Cirebon sebagai kota destinasi,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Iing Daiman turut memberikan apresiasi atas perjalanan 12 tahun Grage City Mall yang kini bertransformasi menjadi Grage City Hub.
Menurutnya, angka 12 menjadi simbol yang tepat untuk menggambarkan fase pertumbuhan baru.
“Pencapaian ulang tahun ke-12 ini pas sekali. Pas bangkitnya, pas bahagianya, dan pas majunya. Jadi saat ini GCM harus tambah bangkit, tambah hebat,” ungkapnya.
Ia menegaskan Pemerintah Kota Cirebon menyambut baik transformasi tersebut sebagai bentuk nyata kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah daerah.
“Ini adalah salah satu wujud sinergi dan kolaborasi. Kami dari pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada Pak Dekon dan jajaran Grage Group,” ujarnya.
Iing juga menambahkan pemerintah akan terus hadir untuk mendukung berbagai inisiatif pembangunan dan pengembangan ekonomi di Kota Cirebon.
“Insya Allah pemerintah daerah akan selalu hadir untuk bersama-sama membangun Kota Cirebon ini,” tutupnya.
Dengan perubahan konsep menjadi Grage City Hub, kawasan ini diharapkan mampu memperkuat posisi Kota Cirebon sebagai kota destinasi wisata, budaya, sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi kreatif di wilayah III Cirebon.
Pada perayaan ke-12 tahun tersebut, acara juga semakin meriah dengan penampilan musik dari Feel Koplo, NDC x Yudi, serta 40’s Party yang menghibur para pengunjung.
Puncaknya pengundian hadiah umrah untuk dua orang pemenang, yang merupakan pelanggan setia dan telah melakukan transaksi belanja, penghargaan kepada perwakilan komunitas, serta wanita inspiratif. (Agus)











































































































Discussion about this post