KAB.CIREBON, (FC).- Jembatan gantung penghubung Desa Cempaka, Kecamatan Plumbon, dengan Desa Kejuden, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, akan direvitalisasi pada tahun 2026.
Kuwu Desa Cempaka, Adam, mengatakan revitalisasi tersebut didukung anggaran dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Barat sebesar Rp800 juta.
“Benar, jembatan akan direvitalisasi tahun ini. Sudah survei, tinggal tahap pengerjaan,” ujarnya, Minggu (3/5).
Ia menjelaskan, berdasarkan Detail Engineering Design (DED), tidak ada perubahan konstruksi. Jembatan tetap dibuat menggantung karena berada di aliran Sungai Soka yang memiliki arus deras saat musim hujan.
“Bentuknya tetap jembatan gantung. Kalau pakai tiang tidak akan bertahan lama karena arus sungai cukup deras,” jelasnya.
Adam menambahkan, pemerintah desa hanya sebagai penerima manfaat, sementara proses lelang hingga pengerjaan menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Yang penting bagi kami jembatan ini segera dibangun karena sudah lama tidak berfungsi,” katanya.
Jembatan tersebut dinilai sangat vital bagi aktivitas warga, terutama untuk akses pelajar dan petani dalam mengangkut hasil panen.
Diketahui, jembatan gantung Desa Cempaka pertama kali dibangun sekitar tahun 2003. Awalnya menggunakan konstruksi bertiang, namun ambruk akibat derasnya arus Sungai Soka. Selanjutnya dibangun kembali dengan konsep gantung dan berfungsi hingga akhirnya rusak pada 2024 karena faktor usia. (Ghofar)














































































































Discussion about this post