KUNINGAN, (FC).- Suasana haru menyelimuti pelepasan 445 Jemaah Calon Haji (JCH) Kloter 8 Kabupaten Kuningan di Masjid At-Taufiq Kuningan Islamic Center, Minggu (26/4). Tangis keluarga pecah di pelataran masjid saat para jemaah bersiap menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.
Pelepasan dilakukan langsung oleh Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar. Dalam sambutannya, ia menegaskan ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang menuntut keikhlasan dan kesabaran.
“Ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi perjalanan ruhani. Laksanakan dengan penuh keikhlasan, kesabaran, dan rasa syukur,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para jemaah untuk menjaga kesehatan serta kekompakan selama menjalankan rangkaian ibadah. Kepada para petugas haji, Bupati meminta pelayanan terbaik diberikan kepada seluruh jemaah.
“Layani para tamu Allah dengan sepenuh hati,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Dian turut menitipkan doa kepada para jemaah agar mendoakan Kabupaten Kuningan.
“Berangkatlah dengan niat yang bersih, laksanakan dengan jiwa yang tulus, dan pulanglah membawa keberkahan untuk Kuningan,” ucapnya.
Di antara ratusan jemaah, kisah haru datang dari Anis (78), warga Kelurahan Cijoho. Perempuan yang sehari-hari berjualan bolu kukus dan odading itu mengaku bersyukur akhirnya mendapat kesempatan menunaikan rukun Islam kelima setelah menunggu bertahun-tahun.
“Alhamdulillah, ini panggilan Allah. Mohon doa agar kami semua diberi kelancaran dan kesehatan selama di Tanah Suci,” tuturnya.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kabupaten Kuningan Emup Muplihudin menyebutkan total rombongan terdiri dari 439 calon haji, empat petugas kloter, dan dua Petugas Haji Daerah (PHD).
Mereka berasal dari berbagai Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) serta jemaah mandiri.
Rangkaian pemberangkatan dipusatkan di KIC dengan pengawalan aparat gabungan serta dukungan tim kesehatan. Para jemaah dijadwalkan masuk ke Asrama Haji Indramayu pada Minggu sore sebelum bertolak melalui Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati, Senin (27/4).
Seluruh proses pelepasan berlangsung tertib dan khidmat. Kawasan KIC disterilkan dari aktivitas umum guna memastikan kelancaran prosesi.
Pelepasan ini menjadi awal perjalanan suci bagi para jemaah haji Kuningan, diiringi doa dan harapan agar seluruhnya diberi kesehatan, kelancaran, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur. (Angga)







































































































Discussion about this post