KOTA CIREBON, (FC).- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Cirebon terus berinovasi dalam mendekatkan layanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Salah satu terobosan yang kini dirasakan langsung manfaatnya adalah dibukanya layanan khusus di akhir pekan.
Di tengah kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat bagi ASN dan pegawai BUMD di lingkungan Pemkot Cirebon, Disdukcapil justru memperluas akses layanan dengan tetap beroperasi pada hari Sabtu. Langkah ini menjadi solusi bagi warga yang selama hari kerja kesulitan mengurus dokumen kependudukan.
Pada Sabtu (18/4) yang lalu, Kantor Disdukcapil tetap membuka pelayanan, meski hari tersebut umumnya menjadi waktu libur.
Kebijakan ini merupakan bagian dari arahan Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, yang mendorong pelayanan publik semakin dekat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kepala Disdukcapil Kota Cirebon, Andi Armawan menjelaskan layanan akhir pekan difokuskan pada kebutuhan mendasar administrasi kependudukan, yakni perekaman dan pencetakan e-KTP serta aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
“Layanan hari Sabtu kami prioritaskan untuk warga yang belum melakukan perekaman dan aktivasi IKD, terutama bagi pemula atau wajib KTP baru,” ujar Andi, Senin (20/4).
Ia menambahkan, jumlah antrean pada hari Sabtu memang dibatasi, yakni sekitar 75 pemohon, lebih sedikit dibanding hari biasa yang bisa mencapai 120 antrean. Meski demikian, antusiasme masyarakat tetap tinggi.
Data pelayanan menunjukkan, pada Sabtu tersebut tercatat 93 perekaman e-KTP dan 89 aktivasi IKD. Mayoritas pemohon berasal dari kalangan remaja usia 17 tahun sebagai wajib KTP baru. Rinciannya, 68 layanan untuk usia 17 tahun, 19 pemohon usia 16 tahun, serta sisanya dari kelompok usia lainnya.
Menurut Andi, kehadiran layanan akhir pekan ini menjadi alternatif yang sangat membantu masyarakat, khususnya mereka yang memiliki kesibukan pada hari kerja.
“Banyak warga yang tidak sempat datang di hari kerja karena aktivitas. Layanan Sabtu ini menjadi solusi agar mereka tetap bisa mengurus dokumen kependudukan tanpa harus meninggalkan pekerjaan,” jelasnya.
Selain membuka layanan di kantor pada akhir pekan, Disdukcapil Kota Cirebon juga terus mengintensifkan program jemput bola ke lingkungan RW, sebagai upaya memperluas jangkauan pelayanan.
“Dengan berbagai inovasi ini, kami berharap seluruh masyarakat Kota Cirebon dapat lebih mudah mengakses layanan administrasi kependudukan secara cepat, praktis, dan merata,” pungkasnya. (Agus)















































































































Discussion about this post