KAB.CIREBON, (FC).- Kondisi jalan rusak di Kabupaten Cirebon kembali memakan korban. Seorang ibu rumah tangga terjatuh saat melintasi ruas jalan penghubung Desa Babadan–Sarabau–Cangkring, Kecamatan Plered, Senin (30/3).
Peristiwa tersebut menambah daftar keluhan masyarakat terhadap buruknya infrastruktur jalan di wilayah tersebut, terutama menjelang peringatan Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon pada 2 April 2026.
Pantauan di lokasi menunjukkan kondisi jalan berlubang dan tidak merata, sehingga membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor.
Pegiat jalan rusak Kabupaten Cirebon, Dian Kusdianto, mengatakan kerusakan jalan tersebut sudah mengancam keselamatan warga.
“Jalan rusak ini bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga membahayakan keselamatan. Kejadian ini harus menjadi perhatian serius,” ujarnya.
Ia menilai, perbaikan infrastruktur jalan seharusnya menjadi prioritas pemerintah daerah karena merupakan akses vital bagi aktivitas masyarakat dan pergerakan ekonomi.
Menurutnya, momentum Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon dapat menjadi refleksi bagi pemerintah daerah untuk mempercepat perbaikan infrastruktur.
“Kami berharap di usia ke-544 ini, kondisi jalan bisa lebih baik, mulus, dan aman dilalui masyarakat,” katanya.
Tahun ini, Kabupaten Cirebon mengusung tema “Teteg lan Tutug” dalam peringatan hari jadinya. Namun demikian, ia menilai masih ada persoalan mendasar yang belum tertangani, yakni kerusakan jalan.
Ia berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret agar permasalahan tersebut tidak terus berulang dan menimbulkan korban. (Johan)

















































































































Discussion about this post