KOTA CIREBON, (FC).- Usai penyampaian nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon Tahun 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Cirebon, Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas berbagai kekurangan kinerja pemerintah daerah.
Farida mengakui, meski sejumlah capaian telah diraih sepanjang 2025, masih terdapat berbagai hal yang belum berjalan optimal, khususnya dalam pelayanan publik dan pelaksanaan pembangunan di Kota Cirebon.
Menurutnya, Tahun 2025 menjadi fase awal kepemimpinan bersama Wali Kota Effendi Edo, sehingga masih ditemukan sejumlah kendala, termasuk keterlambatan pada beberapa sektor. Hal tersebut, kata dia, menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah daerah.
Pihaknya menegaskan tidak menutup mata terhadap berbagai kekurangan yang terjadi. Ia memastikan, ke depan akan mendorong percepatan pelaksanaan program agar lebih tepat waktu dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Selain itu, ia juga menekankan keberhasilan program pemerintah tidak cukup hanya dilihat dari sisi administrasi semata. Lebih dari itu, manfaat program harus benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Ke depan, fokus kami adalah memastikan setiap program tidak hanya selesai di atas kertas, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi warga,” ujarnya, Sabtu (28/3).
Farida juga mengungkapkan sejumlah program sebenarnya telah berjalan, namun dalam tahap pelaksanaannya masih belum maksimal. Oleh karena itu, ia berkomitmen untuk memperkuat eksekusi program di berbagai sektor, terutama yang berkaitan dengan pelayanan dasar.
Ia menambahkan, perencanaan pembangunan yang telah disusun sejauh ini dinilai sudah cukup baik. Tantangan berikutnya adalah memastikan implementasi di lapangan dapat berjalan lebih cepat, responsif, dan tepat sasaran.
“Yang menjadi perhatian utama kami adalah bagaimana eksekusi program bisa lebih sigap dan sesuai kebutuhan masyarakat. Ini yang akan terus kami benahi ke depan,” pungkasnya. (Agus)













































































































Discussion about this post