KUNINGAN, (FC).- Tradisi Babarit kembali digelar di Desa Tundagan, Kecamatan Hantara, setelah vakum selama kurang lebih 10 tahun.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, Rabu malam (25/3), sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pelestarian budaya lokal.
Acara yang dipusatkan di Aula Balai Desa Tundagan itu berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.
Turut hadir Camat Hantara M. Reza, jajaran Forkopimcam, Kepala Desa Tundagan Sanudi, serta tokoh masyarakat dan agama. Kehadiran para perantau yang pulang kampung turut menambah semarak kegiatan.
Dalam sambutannya, Wabup Tuti menyampaikan pesan dari Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, yang menekankan pentingnya menjaga tradisi sebagai bagian dari identitas dan kekuatan sosial masyarakat.
“Babarit bukan sekadar tradisi, tetapi juga pengikat sosial yang memperkuat persatuan warga. Ini menjadi bukti bahwa kemajuan desa harus tetap berpijak pada nilai budaya dan kearifan lokal,” ujar Tuti.
Ia mengapresiasi inisiatif pemerintah desa dan masyarakat yang kembali menghidupkan tradisi tersebut setelah sekian lama tidak dilaksanakan.
Menurutnya, pelestarian budaya menjadi fondasi penting dalam pembangunan desa yang berkelanjutan.
Selain menyoroti aspek budaya, Wabup Tuti juga menanggapi aspirasi masyarakat terkait pembangunan infrastruktur.
Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen untuk melakukan perbaikan jalan desa dengan memperhatikan kondisi teknis, termasuk faktor cuaca agar hasil pembangunan lebih optimal dan tahan lama.
“Kami akan terus mendorong pembangunan yang selaras dengan kebutuhan masyarakat, tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya yang menjadi identitas daerah,” katanya.
Kegiatan Babarit diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong serta menjaga kebersamaan antarwarga.
Pemerintah daerah pun berharap tradisi tersebut dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari pembangunan desa yang berakar pada kearifan lokal.(Angga)















































































































Discussion about this post