KUNINGAN, (FC).- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Universitas Kuningan (Uniku). Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) berhasil menembus akreditasi “Unggul” dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK), yang merupakan capaian tertinggi dalam sistem akreditasi pendidikan tinggi di Indonesia.
Capaian ini menjadi bukti bahwa Prodi PBI FKIP Uniku telah memenuhi standar mutu pendidikan tinggi secara komprehensif, mulai dari kualitas kurikulum, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kompetensi dosen, hingga tata kelola program studi yang profesional dan berkelanjutan.
Ketua Prodi PBI FKIP Uniku, Dr. Nani Ronsani Thamrin, M.Pd., mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut yang disebutnya sebagai momentum istimewa di penghujung Ramadan 1447 Hijriah.
“Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Allah SWT atas anugerah raihan Akreditasi Unggul ini. Ini menjadi kado spesial di akhir Ramadan bagi kami,” ujarnya saat dimintai keterangan, Kamis (19/3).
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen di lingkungan Prodi PBI FKIP Uniku.
“Terima kasih kepada staf administrasi, dosen, serta jajaran pimpinan fakultas dan universitas atas dukungan yang luar biasa,” tambahnya.
Dekan FKIP Uniku, Dr. Asep Jejen Jaelani, M.Pd., menilai capaian ini menjadi pelecut semangat bagi program studi lain di lingkungan FKIP untuk terus meningkatkan kualitas.
“Semoga keberhasilan ini bisa diikuti oleh prodi lainnya di FKIP. Kami mohon doa dan dukungan agar ke depan semua prodi bisa meraih akreditasi unggul,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor Uniku, Dr. Anna Fitri Hindriana, M.Si., menegaskan bahwa raihan tersebut merupakan hasil dari kerja keras dan sinergi seluruh sivitas akademika.
“Ini adalah bukti nyata dari kolaborasi yang solid. Ke depan, kami akan terus berbenah dan meningkatkan kualitas agar Uniku mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tuturnya.
Ia menambahkan, akreditasi unggul bukan hanya sekadar pengakuan administratif, melainkan komitmen institusi dalam menghadirkan pendidikan berkualitas yang relevan dan berdampak luas.
“Kami akan terus melangkah maju, tumbuh, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, sejalan dengan semangat ‘Diktisaintek Berdampak’,” pungkasnya.(Angga)













































































































Discussion about this post