CIREBON, (FC).- Ratusan warga terdampak banjir di Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, memadati lokasi penyaluran bantuan makanan yang dibawa aparat kepolisian, Sabtu (7/2/2026).
Bantuan tersebut menjadi harapan warga yang aktivitas hariannya lumpuh akibat banjir yang belum sepenuhnya surut.
Bantuan dari Polres Cirebon Kota disalurkan di Perumahan Villa Intan, Desa Klayan. Setibanya petugas di halaman balai pertemuan kampung (Baperkam), warga langsung berkumpul dan berebut paket bantuan berisi snack, mi instan, dan air mineral.
Genangan banjir yang masih merendam permukiman membuat warga kesulitan memasak. Banyak dapur rumah tangga tak bisa digunakan karena terendam air, sehingga makanan instan menjadi kebutuhan paling mendesak.
Salah seorang warga Perum Villa Intan 3, Eka Setiawati, mengaku bantuan yang diberikan sangat membantu warga di tengah kondisi darurat.
“Banjir ini terjadi berulang kali dan sangat menyulitkan warga untuk memenuhi kebutuhan makan. Apalagi sebelumnya belum banyak bantuan yang kami terima,” ujarnya.
Ia menambahkan, selain makanan, warga juga membutuhkan masakan siap saji, vitamin, serta obat-obatan guna menjaga kesehatan selama banjir belum benar-benar pulih.
Sementara itu, pihak kepolisian menyebutkan masih melakukan pemetaan wilayah yang terdampak banjir. Saat ini, penyaluran bantuan difokuskan di Desa Klayan, khususnya Perumahan Villa Intan yang tercatat memiliki ribuan rumah terdampak.
Kasatlantas Polres Cirebon Kota, AKP Ridwan Sandi Maulana, mengatakan pihaknya terus menyiapkan tambahan logistik sesuai kebutuhan warga.
“Kami berupaya semaksimal mungkin membantu masyarakat, mulai dari makanan siap saji, obat-obatan hingga pakaian, selama banjir belum surut,” katanya.
Hingga kini, banjir masih merendam dua desa di Kecamatan Gunungjati, yakni Desa Klayan dan Desa Adidarma. Meski air mulai berangsur surut dan menyisakan genangan sekitar 60 sentimeter, warga tetap waspada terhadap potensi banjir susulan jika hujan turun dan debit air kiriman dari hulu kembali meningkat. (Agus)















































































































Discussion about this post