KAB. CIREBON, (FC).- Stadion Watubelah Kabupaten Cirebon dipastikan akan dimanfaatkan lebih optimal. Salah satunya dengan menjadikan fasilitas olahraga tersebut sebagai kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Cirebon.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Cirebon, Jois Putra, sesuai arahan Bupati Cirebon, H Imron.
“Ini sesuai perintah dari Pak Bupati bahwa Kantor KONI dipindah ke sini untuk meramaikan Stadion Watubelah. Bangunan yang segitu megah, sayang sekali kalau tidak dijaga dan dimanfaatkan. Apalagi sejak 2020–2021 BPK sudah menekankan agar stadion ini digunakan,” ujarnya, Rabu (1/10).
Menurutnya, dengan adanya kantor KONI di Stadion Watubelah, seluruh cabang olahraga di Kabupaten Cirebon dapat terpusat di satu lokasi.
“Insya Allah semua kegiatan warga bisa dipusatkan di sini. Ruangan sudah sangat memadai, besar, dan representatif. Tinggal menunggu pelantikan Ketua KONI terpilih, baru bisa ditempati secara resmi,” jelas Jois.
Baca Juga: Warga Sebut Tarif Parkir di Stadion Watubelah Tak Wajar, Kadishub Geram
Meski belum ditentukan tanggal pasti, pihaknya memastikan persiapan sudah berjalan agar KONI segera bisa berkantor di stadion kebanggaan masyarakat Kabupaten Cirebon itu.
Jois mengimbau pengurus cabang olahraga (cabor) untuk mengisi ruangan-ruangan yang ada di Stadion Watubelah, sebagai sekretariat cabor.
“Untuk mewujudkan sentra olahraga ini, kami mengimbau kepada para cabor untuk memanfaatkan ruangan-ruangan yang ada sebagai sekretariat cabor. Jadi semua ngumpul termasuk KONI Kabupaten Cirebon,” ujar Jois.
Berkumpulnya cabor dalam satu titik, menurut Jois, menjadi bagian dari visi dan misi Ketua KONI Kabupaten Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, yang berkeinginan menyatukan cabor-cabor yang ada dalam satu kompleks. Dengan berkumpul, diharapkan koordinasi antara KONI dan cabor bisa lebih baik.
“Ketua KONI memiliki keinginan dan grand desain olahraga yang jelas. Jadi mari kita dukung kemajuan olahraga di Kabupaten Cirebon,” tandasnya. (Agus)
















































































































Discussion about this post