INDRAMAYU, (FC).- Peringati Hari Tani Nasional, Ratusan petani di Kabupaten Indramayu mengelar aksi unjuk rasa di depan Depan gedung DPRD dan Gerbang Pendopo Indramayu diwarnai Kericuhan, Rabu (24/9).
Kericuhan tersebut dipicu saat masa aksi berusaha merangsek masuk ke area pendopo untuk menemui Bupati Indramayu, Lucky Hakim, namun aparat kepolisian dan Satpol PP yang berjaga langsung melakukan penghadangan.
Kericuhan pun tak terhindarkan. Massa sempat terlibat saling dorong dengan petugas sebelum akhirnya koordinator aksi turun tangan menenangkan barisan.
Aparat tetap melakukan penjagaan ketat di sekitar area pendopo untuk mengantisipasi bentrokan susulan
Dalam aksinya, ratusan petani di kabupaten Indramayu ini menuntut reforma agraria dan menolak perpanjangan HGU PT Rajawali serta menyuarakan pentingnya kedaulatan pangan, kesejahteraan petani.
Koordinator umum aksi, Wajo, menegaskan bahwa demonstrasi ini membawa empat tuntutan utama petani.
Pertama, mereka mendesak pemerintah pusat melalui ATR/BPN menghentikan perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU) Pabrik Gula (PG) Rajawali yang dinilai merugikan masyarakat lokal.
“Kedua, kami menuntut agar wilayah-wilayah yang sudah berproduksi segera mendapat infrastruktur memadai, baik jalan maupun pengairan. Hal ini sangat penting untuk mendukung aktivitas pertanian rakyat,” kata Wajo.
Tuntutan ketiga, lanjut Wajo, mendesak Bank BJB menghentikan aliran dana ke PG Rajawali. Terakhir, para petani meminta Gugus Tugas Reforma Agraria benar-benar melibatkan organisasi tani maupun petani setempat.
“Agar kebijakan yang dibuat sesuai dengan kondisi nyata di lapangan, bukan hanya berdasarkan laporan atau data yang belum tentu benar,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Indramayu, Nurhayati mengatakan terkait tuntutan masa petani tentang reforma agraria dan menolak perpanjangan HGU PT Rajawali serta menyuarakan pentingnya kedaulatan pangan, kesejahteraan petani pihaknya pun akan mengkaji bersama anggota legislatif.
“Nanti kita support dengan dikeluarkannya kebijakan dan regulasinya seperti apa, seperti misalnya perbaikan jalan dan yang menjadi tuntutan para petani di Indramayu,” pungkasnya
Sebelumnya, massa aksi juga telah menggelar unjuk rasa di depan kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Gedung DPRD Indramayu. Meski sempat memanas, aksi berakhir tanpa insiden besar hingga sore hari. (Agus Sugianto)















































































































Discussion about this post