KOTA CIREBON, (FC).– Jamiyyah KB/TK Islam Al Azhar 3 Cirebon menggelar seminar parenting yang diikuti sekitar 75 orang tua dari berbagai tingkatan, mulai dari, Kelompok Bermain (KB), Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sabtu (16/8).
Kegiatan ini menghadirkan Bunda Ambar, seorang Healing Practitioner sebagai narasumber utama dengan Tema “Membasuh Luka, Meraih Cinta”.
Ketua pelaksana, Eka Oktaviani menjelaskan tujuan utama kegiatan ini untuk saling menguatkan para orang tua yang memiliki anak usia dini.
Seminar seperti ini masih sangat jarang diadakan di Cirebon. Harapannya, orang tua bisa lebih baik, lebih hebat dalam menghadapi anak-anak, sehingga mereka mendapatkan rasa cinta dan kasih sayang yang nyaman.
“Kalau ibu bahagia, anak juga bahagia. Kita ingin ke depan lebih banyak orang tua yang mendapat kesempatan belajar seperti ini, supaya pola asuh anak sejak dini bisa lebih baik,” imbuhnya.
Sementara itu, dalam pemaparannya, Bunda Ambar menekankan, bahwa banyak orang tua tanpa sadar membawa luka masa kecil dalam pola pengasuhan mereka. Luka itu sering diturunkan kepada anak lewat bentakan, makian, atau amarah yang tidak disadari.
“Keluarga yang tidak utuh bukan berarti tanpa ayah atau ibu, tapi ketika anak tidak menerima cinta sepenuhnya dari orang tuanya. Dari sini muncul banyak masalah, bahkan kekerasan di rumah,” ungkap Bunda Ambar.
Menurutnya, pendekatan yang digunakan adalah regresi, yaitu menarik kembali memori masa lalu orang tua untuk disembuhkan. Dengan begitu, mereka tidak lagi hidup dalam luka masa kecil, melainkan bisa lebih hadir di masa sekarang.
“Ini salah satu ikhtiar agar luka tidak diturunkan lagi kepada anak-anak,” tambahnya.
Selain soal luka pengasuhan, tantangan terbesar yang dihadapi orang tua saat ini adalah persaingan dengan gadget.
“Anak-anak lebih betah bersama gadget daripada ngobrol dengan orang tuanya. Maka orang tua ditantang untuk bisa menciptakan ruang yang lebih istimewa di hati anak-anak, bukan hanya gadget yang dianggap menarik,” jelasnya.
Acara ini diikuti 75 peserta yang merupakan orangtua dari berbagai daerah di Wilayah Ciayumajakuning dan mereka sangat antusias menyimak pemaparan dari Healing Practitioner Bunda Ambar. (MAGANG/FC)














































































































Discussion about this post