INDRAMAYU, (FC).- Bupati Indramayu, Nina Agustina merespon soal viralnya video pengakuan kepala puskesmas dr Rossy Damayanti yang menyetor uang Rp100 juta untuk dipromosikan menjadi Wakil Direktur RSUD Indramayu.
“Komentar dari saya, saya menyayangkan saja, 3,5 tahun saya menjabat tidak ada jual beli jabatan,” ujar Nina Agustina, Rabu (19/2).
Nina mengaku selektif dalam mempromosikan aparatur sipil negara (ASN) untuk menempati posisi tertentu.
Saat diberi kepercayaan, lanjut Nina, ASN itu mesti mempertanggungjawabkan amanah jabatan tersebut secara maksimal.
Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Indramayu, Wawan Ridwan menambahkan, terkait pengakuan kepala puskesmas yang bersangkutan, hal tersebut di luar sepengetahuan pihaknya.
“Kami juga kaget saat melihat video seperti itu dan sepengetahuan kami bahwa hal itu masih ranah urusan pribadi yang bersangkutan,” ujar dia.
Wawan menyampaikan, sampai saat ini, Dinkes Indramayu masih menunggu klarifikasi atau laporan langsung dari kepala puskesmas yang bersangkutan.
Klarifikasi itu untuk menentukan langkah selanjutnya yang akan diambil
Masih disampaikan Wawan, klarifikasi sendiri belum bisa dilakukan, mengingat kepala puskesmas yang bersangkutan diketahui sedang mengambil cuti.
“Cutinya sampai hari Jumat, mungkin setelah itu akan kami panggil,” ujar dia.
Dalam hal ini, Wawan menegaskan, apabila dalam kejadian itu ada aturan yang dilanggar, pihaknya tentu akan melakukan tindakan lebih lanjut.
“Untuk saat ini kami belum mendalami lebih lanjut karena yang bersangkutan sedang cuti, tapi nanti saat ketemu tentu kita akan cari tahu kronologinya seperti apa,” ujar dia.
Sebelumnya, beredar sebuah video pengakuan kepala puskesmas menyetor uang Rp100 juta untuk promosi jabatan menjadi Wakil Direktur Pelayanan di RSUD Indramayu.
Kepala puskesmas tersebut bernama dr Rossy Damayanti, ia merupakan kepala Puskesmas Sukra.
Rossy mengaku menyerahkan uang Rp100 juta kepada dua orang bernama Iki dan Heru.
Video tersebut kemudian dibuat dan ditujukan kepada Bupati Indramayu, diduga kuat Bupati Indramayu yang dimaksud adalah Bupati Indramayu Terpilih, Lucky Hakim. (Agus Sugianto)












































































































Discussion about this post