KOTA CIREBON, (FC).- Rutan Kelas I Cirebon menerima kunjungan Direktur Jenderal Instrumen dan Penguatan HAM, Nickolay Aprilindo guna pastikan pelindungan serta pemenuhan HAM kepada Petugas maupun Warga Binaan diberikan.
“Saya harap di Rutan Cirebon sudah berikan Pelayanan serta Pemenuhan HAM baik itu kepada petugas maupun wargabinaan,” tegas Nickolay, Sabtu (8/1), kepada Kepala Rutan Kelas I Cirebon, Reinhards Indra Pitoy bersama Jajaran Pejabat Struktural bertempat di Ruang Kepala Rutan.
Nickolay juga memberikan pemahaman Hak Asasi Manusia, bagi seluruh petugas Rutan Cirebon serta memberikan edukasi kepada Warga Binaan Rutan Cirebon, mengenai hak-hak mereka dalam sistem pemasyarakatan.
“Tujuan kunjungan ini adalah memastikan rutan dan lapas mematuhi HAM. Jika petugas melanggar, sanksinya secara administratif hingga penangguhan kenaikan pangkat. Sudah tidak jaman main main kekerasan lagi. Harus hati hati. Ada sanksi yang tegas kalau petugas terpeleset pelanggaran HAM,” jelasnya.
Nickolay juga menegaskan, pimpinan harus memberikan contoh yang baik kepada bawahan. Berpakaianlah yang baik untuk menunjukkan wibawa dan memberi contoh kepada warga rutan untuk tertib dan disiplin.
“Kita sama sama manusia, tidak luput dari kesalahan. Demikian juga dengan penghuni rutan,” imbuhnya.
Sementara Kepala Rutan Kelas I Cirebon, Reinhards Indra Pitoy mengucapkan terimakasih atas kunjungan Direktur Jenderal Instrumen dan Penguatan HAM. Pihaknya selaku petugas rutan selalu berusaha memberikan yang terbaik dengan segala keterbatasan.
Pada kesempatan itu disampaikan Reinhards, pihaknya dalam memberikan pelayanan kepada Warga Binaan tidak memungut biaya alias gratis.
“Seprti layanan kesehatan atau medis, kami kerjasama dengan rumah sakit, seminggu dua kali ada dokter di klinik dan 2 perawat. Dengan semua pelayanan yang baik ini, Alhamdulillah, kalau tidak salah tahun ini kami dapat penghargaan dari KemenHAM,” tuturnya.
Dalam kunjungannya Nickolay meninjau langsung dapur hygienis, kamar hunian serta berinteraksi dengan Warga Binaan Rutan Cirebon.
Dalam sesi tersebut, Nickolay juga melakukan audiensi dan berinteraksi dengan membuka sesi tanya jawab kepada Warga Binaan. Serta diakhir kegiatannya, Nickolay juga sempat mencicipi dan menyantap nasi cadong (istilah sebutan di Lapas maupun Rutan) bersama-sama dengan Kepala Rutan serta jajaran petugas, dan Warga Binaan. (Agus)













































































































Discussion about this post