KOTA CIREBON, (FC).- Tenaga kesehatan (Nakes) yang menjadi garda terdepan penanganan Covid-19, adalah yang paling rentan terhadap paparan virus tersebut.
Pasalnya, Nakes selalu kontak dengan pasien dengan berbagai keluhan penyakit. Dan tidak bisa memprediksi bila salah satu pasiennya merupakan OTG Covid-19.
Nah, ini yang terjadi terhadap tiga Nakes yang bertugas di Puskesmas Gunungsari Kota Cirebon. Pada waktu pemeriksaan test swab di Balai Diklat BKKBN, ada empat orang yang terpapar Covid-19, dari puluhan Nakes yang diperiksa.
Kadinkes Kota Cirebon Edi Sugiarto menyampaikan, tiga Nakes Puskesmas Gunungsari ini berasal dari Kabupaten Cirebon, satu tinggal di rumah dinas Puskesmas dua lagi pulang pergi.
Kemudian dua orang yang terpapar lagi adalah satu petugas kesehatan BKKBN yang bertugas di Kabupaten Cirebon
“Jadi untuk penambah kasus positif Covid-19, Kota Cirebon bertambah satu, Kabupaten Cirebon bertambah satu dan dua kasus penambahan untuk Kabupaten Kuningan,” jelasnya pada vicon di PSC 119, Kamis (16/7).
Sampai saat ini pihaknya sudah melakukan rapid test sebanyak 6.606 yang reaktif berjumlah 70. Untuk test swab 1.685 yang positif Covid-19 sebanyak 31 orang. Dari 31 orang tersebut, yang sudah sembuh 15 orang dan dalam perawatan di RSD Gunung Jati 14 orang, meninggal 2 orang.
Yang menarik, lanjut Edi, tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Wilayah III Cirebon mencapai 97 persen.
Tapi dengan hal ini juga, Edi tetap mengingatkan agar protokol kesehatan tetap dipatuhi. Karena ternyata penularan Covid-19 di Kota Cirebon berasal dari imported case.
Kemudian pihaknya telah menginstruksikan, agar semua nakes di Puskesmas yang langsung melayani pasien agar memakai APD terlengkap.
Tujuannya jelas, agar tidak terpapar Covid-19 dari pasien yang berkunjung.
“Untuk Puskesmas Gunungsari mulai hari ini ditiadakan pelayanan sampai Sabtu. Ini untuk pemeriksaan semua pegawai dan sterilisasi Puskesmas itu sendiri. Bila nantinya ditemukan lagi positif Covid-19 maka puskesmas akan di lock down 10 hari lagi,” terangnya.
Untuk itu, kepada masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan di puskesmas, sementara bisa datang ke puskesmas lainnya. Seperti Puskesmas Pamitran, Kejaksan, Kesambi maupun yang terdekat lainnya. (Gus)










































































































Discussion about this post