Bahkan Rapat Banggar DPRD kemarin, telah disetujui bahwa ada kegiatan yang sifatnya tidak urgen, maka disesuaikan dengan pendapatan dari pusat. Termasuk PHBN sendiri sementara kegiatan yang mengumpulkan massa dikaji ulang.
“Ya dalam kondisi prihatin ini, kita harus bisa mengotimalkan untuk membangun Kabupaten Kuningan. karena faktanya untuk ke PU-an anggarannya paling banyak yang hilang,” kata Opik.
Opik meminta dukungan semua pihak, mengingat selain prihatin anggaran, sekaligus prihatin dalam kehidupan dengan diuji dengan wabah Covid-19 ini, maka seluruh jenjang baik pemerintah pusat hingga ke desa, semua harus peduli, bahu-membahu.
Tidak bisa hadir tapi harus melakukan yang terbaik, yaitu diam di rumah saja sudah membantu mengatasi wabah ini. (Ali)














































































































Discussion about this post