KUNINGAN, (FC).- Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di Masjid Al Mukhlisin, Dusun 1 Buniaga, Desa Buniasih, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan, berlangsung khidmat dengan antusiasme warga yang tinggi hingga jamaah meluber ke jalan raya, Sabtu (21/3) pagi.
Sejak pagi hari, masyarakat telah berdatangan untuk melaksanakan Shalat Ied berjamaah. Tidak hanya memenuhi ruang utama masjid, jamaah juga memadati serambi, halaman, hingga pinggir jalan di sekitar lokasi.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari perwakilan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Mukhlisin, Muhammad Ishaq. Ia mengajak jamaah untuk senantiasa bersyukur atas nikmat kesehatan dan kesempatan sehingga dapat merayakan Idul Fitri bersama.
“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. Selamat datang juga kepada para perantau yang kembali ke kampung halaman,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan laporan pengelolaan zakat fitrah. Tercatat sebanyak 347 jiwa telah menunaikan zakat fitrah, dengan total penerimaan berupa beras 732,5 kilogram dan uang sebesar Rp1.890.000.
Zakat tersebut didistribusikan kepada asnaf fakir miskin, amilin, dan sabilillah, serta sebagian disalurkan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan Maleber dan Baznas Kabupaten Kuningan.
Sementara itu, Ketua DKM Masjid Al Mukhlisin, Ustaz Abdul Ropik, memberikan arahan tata cara pelaksanaan Shalat Idul Fitri sebelum ibadah dimulai. Ia juga bertindak sebagai imam dalam pelaksanaan shalat.
Adapun khutbah Idul Fitri disampaikan oleh Ustaz Muhammad Faridl, yang mengingatkan jamaah bahwa Idul Fitri merupakan momentum kembali kepada fitrah setelah sebulan penuh menjalani ibadah Ramadan.
“Idul Fitri bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk memperbaiki diri, menjaga ibadah, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” pesannya.
Salah satu warga, Ahmad Novaldi, mengungkapkan rasa syukur atas tingginya partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Shalat Id tahun ini.
“Alhamdulillah, tahun ini sangat ramai. Jamaah sampai penuh ke dalam masjid, serambi, bahkan sampai ke samping jalan raya,” ungkapnya.
Dengan pelaksanaan yang berlangsung lancar dan penuh kekhusyukan, kegiatan ini diharapkan mampu mempererat tali silaturahmi antarwarga serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat Buniasih.(Angga)













































































































Discussion about this post