KOTA CIREBON, (FC).- Terkait keluhan orangtua siswa yang merasa keberatan atas pembelian seragam di sekolah, Anggota Komisi III DPRD Kota Cirebon Umar S. Klau mengatakan, sebelumnya pihaknya sudah memberikan warning kepada Dinas pendidikan.
“Warning kita jelas, jangan sampai di sekolah-sekolah terdengar lagi keluh kesah orangtua siswa. Terutama masalah pembelian seragam, sepatu dan lainnya,” kata Umar di Gedung DPRD Kota Cirebon, Rabu (23/7).
Umar menuturkan, sekolah tidak usah repot-repot menyediakan seragam sekolah siswanya, walaupun mengatasnamakan koperasi sekolah atau apapun itu.
Apalagi beralasan pengadaan seragam atas kesepakatan dari komite sekolah.
Padahal sekolah, koperasi sekolah dan komite sekolah adanya di sekolah.
“Untuk menghindari salah tafsir negatif lembaga sekolah, harusnya masyarakat itu diberikan kebebasan dalam pembelian seragam sekolah,” tegasnya.
Namun demikian ada saja alasan sekolah kalau ditanya perihal pengadaan seragam. Misalnya, pihak sekolah tidak memaksa, orangtua siswa boleh beli diluar.
Tapi ini bisa menjadi tekanan tersendiri bagi siswa, karena membeli seragam diluar. Orangtua juga tertekan, jangan sampai anaknya dibedakan karena beli seragam diluar, maka orangtua akan melakukan segala cara untuk membeli di sekolah.
“Akhirnya apa, orangtua karena keterbatasan ekonomi akan menjual apa yang dimilikinya atau bahkan meminjam ke pinjol, atau lebih ekstrem lagi akan melakukan perbuatan kriminal, mencuri misalnya,” tutur Umar.
Pihaknya akan menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak sekolah, Disdik dan Komite Sekolah. Guna mengklarifikasi dan menyamakan persepsi terkait hal ini. “Harapannya, jangan ada lagi keluhan orangtua siswa di tahun depannya,” ucapnya.
Pihaknya juga meminta, agar Disdik membuat juklak dan juknis. Busa berbentuk Peraturan Walikota atau Keputusan Walikota yang berkaitan dengan pembelian seragam ataupun sumbangan-sumbangan lainnya di sekolah. (Agus)















































































































Discussion about this post