KUNINGAN, (FC).- Menyambut bulan suci Ramadhan, BUMDes Arya Kamuning Desa Kaduela meresmikan pendopo baru di kawasan wisata Telaga Biru Cicerem, Senin (16/2). Fasilitas bernama Pendopo Kidama itu disiapkan untuk menunjang berbagai kegiatan pengunjung sekaligus memperkuat layanan destinasi unggulan desa.
Peresmian ditandai dengan acara syukuran dan silaturahmi, yang juga dirangkaikan dengan santunan kepada 20 anak yatim di lingkungan sekitar lokasi wisata.
Direktur BUMDes Arya Kamuning, Iim Ibrahim, mengatakan pembangunan pendopo merupakan bagian dari penataan dan pengembangan fasilitas wisata yang dilakukan secara bertahap dan mandiri oleh BUMDes.
“Pengembangan kami fokuskan pada destinasi unggulan seperti Telaga Biru Cicerem dan Sideland. Pembangunan pendopo ini dilakukan mandiri tanpa bantuan pihak lain, sebagai bentuk keseriusan BUMDes dalam memaksimalkan potensi desa,” ujarnya.
Pendopo Kidama dirancang langsung oleh Direktur BUMDes Arya Kamuning dan telah rampung dikerjakan. Bangunan berukuran sekitar 14 meter tersebut difungsikan sebagai pusat kegiatan bagi pengunjung yang menggelar acara di area wisata.
Menurut Iim, pendopo mampu menampung sekitar 300 hingga 400 orang. Fasilitasnya dilengkapi sound system dan empat toilet duduk di sisi selatan bangunan. Desain tiang bermotif batik menjadi ciri khas visual yang menonjol pada bangunan tersebut.
Ia menuturkan, Telaga Biru Cicerem hingga kini masih menjadi salah satu destinasi favorit di Kabupaten Kuningan dengan tingkat kunjungan yang stabil. Menjelang Ramadhan dan Idulfitri, permintaan penggunaan lokasi untuk kegiatan keluarga dan komunitas diperkirakan meningkat.
“Banyak permintaan untuk kegiatan family gathering, ulang tahun, sampai pesta pernikahan. Dengan pendopo baru ini, kebutuhan acara pengunjung bisa kami tangani lebih maksimal,” katanya.
BUMDes Arya Kamuning berharap penambahan fasilitas tersebut dapat mendorong pertumbuhan unit usaha pariwisata desa sekaligus memperluas dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.(Angga)











































































































Discussion about this post