INDRAMAYU, (FC).- Puncak arus balik Lebaran 2026 dimanfaatkan para pemudik untuk berburu oleh-oleh di sepanjang jalur Pantai Utara (Pantura).
Salah satu titik yang dipadati pengunjung berada di Desa Pilangsari, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Sabtu (28/3).
Berdasarkan pantauan di lokasi, deretan toko oleh-oleh diserbu pemudik yang hendak kembali ke Jakarta dan sekitarnya. Beragam produk khas daerah diburu, mulai dari mangga, kerupuk melarat, hingga ikan asin.
Salah satu pedagang, Rohidayat, mengatakan komoditas mangga menjadi produk unggulan yang paling diminati pembeli. Selain itu, tersedia juga aneka oleh-oleh seperti kerupuk, kue kering, dan terasi.
“Untuk harga, mangga saat ini sekitar Rp28.000 per kilogram, sedangkan mangga gedong mencapai Rp35.000 per kilogram,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, selama momen Lebaran terjadi lonjakan penjualan yang signifikan. Peningkatan volume penjualan mencapai 80 hingga 90 persen dibandingkan hari biasa. Bahkan, untuk memenuhi tingginya permintaan, tokonya beroperasi selama 24 jam.
“Pendapatan harian bisa mencapai Rp1 juta hingga Rp2 juta. Ini memang momen yang paling ditunggu pedagang,” katanya.
Sementara itu, salah seorang pemudik asal Cirebon, Mul, mengaku sengaja berhenti untuk membeli oleh-oleh sebelum melanjutkan perjalanan ke Cikarang, Bekasi.
Ia membeli terasi, kerupuk udang, serta kerupuk kulit dengan total belanja sekitar Rp200 ribu.
“Lokasinya strategis di jalur utama, jadi tidak perlu memutar. Harganya juga masih terjangkau,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Desi, pemudik asal Kuningan, yang membeli kerupuk sambal khas Cirebon sebanyak tujuh paket untuk dibagikan kepada rekan-rekannya di perantauan.
“Kerupuk ini khas, di tempat tujuan sulit ditemukan, jadi sekalian beli untuk oleh-oleh,” katanya.
Mangga, terasi, dan aneka kerupuk khas Cirebon-Indramayu menjadi primadona selama arus balik.
Selain kelengkapan produk, lokasi toko yang berada di jalur utama Pantura turut menjadi faktor utama tingginya minat pemudik untuk singgah. (Agus Sugianto)









































































































Discussion about this post