CIREBON, (FC).- Peristiwa meninggalnya 4 teknisi CSB Mall dalam kecelakaan kerja di ruang septictank, menjadi perhatian serius dari Pemkot Cirebon.
Pada Kamis (11/4) sore, Pj Walikota Cirebon Agus Mulyadi didampingi Pj Sekda, Asda dan dinas teknis diantaranya Damkar dan DLH, mengunjungi langsung lokasi kejadian di CSB Mall.
Agus Mulyadi mengatakan, pihaknya meminta klarifikasi dan penjelasan kepada pihak Manajemen CSB Mall, termasuk kronologis terjadinya peristiwa pada Selasa (9/4) kemarin.
“Kami prihatin dan juga turut berbelasungkawa kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi. Kemudian ini menjadi catatan kami selalu otoritas pengawasan dan pengendalian terhadap seluruh kegiatan di Kota Cirebon,” katanya.
Pria yang akrab disapa Gusmul ini juga meminta penjelasan sistem pengelolaan limbah. Nantinya pihak CSB melaporkan secara tertulis semuanya secara detail dan lengkap.
“Pengelolaan limbah si CSB ini memerlukan penanganan khusus, karena banyak faktor yang terlibat,” terangnya.
Gusmul juga menekankan agar pihak CSB memberikan perhatian khusus, hak-haknya yang layak sesuai peraturan yang berlaku kepada keluarga para korban. Baik memberikan santunan, menanggung biaya pemulasaran sampai mengunjungi langsung keluarga korban.
“Sekali lagi kami meminta manajemen CSB untuk memastikan semua sistem berjalan sempurna, agar hal seperti ini tidak terjadi lagi. Karena juga saat ini masa libur lebaran pengunjung semakin meningkat,” tegasnya.
Gusmul juga instruksikan Pj Sekda untuk mengkoordinir dinas teknis terutama untuk melakukan pengawasan terhadap apa yang dilakukan oleh pihak CSB.
Ada beberapa saran yang pihaknya berikan kepada manajemen CSB.
“Kami juga akan melakukan evaluasi, pemeriksaan dan wasdal terhadap berbagai sarana dan prasarana yang berkenaan dengan pelayanan publik, seperti pusat perbelanjaan, hotel dan lainnya,” pungkasnya. (Agus)















































































































Discussion about this post