KUNINGAN, (FC).- Aksi peduli lingkungan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Kuningan.
Puluhan ASN bersama warga dan komunitas lingkungan turun langsung membersihkan aliran Sungai Surakatiga di Desa Ancaran, Sabtu (29/11), melalui Program Kali Bersih (Prokasih).
Sejak pagi, peserta mulai menyisir sejumlah titik aliran sungai, mengumpulkan sampah plastik, ranting, hingga endapan lumpur yang menghambat aliran air.
Sampah hasil pembersihan dimasukkan ke karung untuk kemudian diangkut keluar dari area sungai.
Kegiatan ini melibatkan Dewan Pengurus KORPRI, pengurus satuan kerja, anggota BAPOR, LKBH, BALADHIKA, JAGRATARA, warga Desa Ancaran, serta komunitas lingkungan.
Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menegaskan bahwa kondisi air di Kabupaten Kuningan kini perlu mendapat perhatian serius.
“Kuningan dikenal dengan kualitas udara yang baik. Namun kondisi air sudah banyak tercemar. Sungai-sungai mulai dipenuhi sampah dan ini harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.
Menurut Dian, aksi bersih sungai bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bagian dari edukasi publik mengenai pentingnya perilaku hidup bersih.
“Korpri mengajak kita semua untuk menjaga lingkungan. Kebiasaan membuang sampah sembarangan harus diubah. Sungai bukan hanya aliran air, tetapi jembatan kehidupan hari ini dan masa depan,” tegasnya.
Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, atau yang sering dipanggil Amih Tuti, juga menekankan pentingnya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
“Menjaga kebersihan lingkungan adalah menjaga kualitas hidup. Sungai merupakan sumber kehidupan, bukan tempat pembuangan,” ujarnya.
Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Kuningan, Beni Prihayatno, mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak.
“Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan komunitas lingkungan menunjukkan bahwa kepedulian terhadap alam dapat menjadi gerakan bersama,” katanya.
Ia berharap Sungai Surakatiga dapat kembali bersih dan menjadi ruang ekologi yang layak bagi masyarakat.
Aksi Prokasih ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus pengingat bahwa kebersihan sungai merupakan investasi keberlanjutan bagi Kabupaten Kuningan.(Angga)















































































































Discussion about this post