KUNINGAN, (FC).- Pandemi Covid -19 belum berakhir. Bahkan bantuan tahap III sedang berjalan. Tapi masih saja ditemukan dalam satu keluarga bisa mendapat bantuan lebih dari satu sumber. Kejadian itu terjadi di Kelurahan Winduhaji, tepatnya di blok Karanganyar.
Disampaikan Maksum Madrohim warga setempat bahwa dia menyaksikan sendiri ada tetangganya yang mendapatkan bantuan lebih dari satu sumber bantuan.
Padahal dia mengetahui penerima bantuan tidak bisa menerima lebih dari satu sumber bantuan, sehingga dia mempertanyakan kinerja dari Dinas Sosial Kabupaten Kuningan.
“Itu tetangga saya sudah dapat PKH, tapi dapat Bansos Covid, bahkan sampai dapat dua karung, sedangkan sisi lain masih banyak yang belum menerima, harusnya bisa merata,” kata Maksum, Senin (6/7).
Penanganan warga terdampak Covid -19 ini menurutnya belum tepat sasaran. Harusnya, lanjut Maksum, pendataan harus dilakukan secara tepat, mengingat RT/RW pun bisa tidak dipercaya karena lebih memprioritaskan orang-orang terdekatnya.
“Dinsos harus kerja sesuai dengan data dan fakta yang ada, harus verifikasi ke bawah, jangan sampai tumpang tindih seperti saat ini, bahkan saya konfirmasi ke Dinsos katanya hanya mengandalkan data dari Kelurahan, dan menyerahkan sepenuhnya ke kelurahan, itu kan berbahaya,” jelas Maksum.
Sementara itu, Bupati Kuningan H. Acep Purnama dikonfirmasi masih ditemukannya warga yang mendapat lebih dari satu sumber bantuan menyebutkan bahwa kejadian itu karena data yang tidak di update. Harusnya saat tahap I dan tahap II bisa menjadi evaluasi.
“Kalau yang di Dinsos itu harusnya ikut mengatur, jangan sampai doble. Tapi insyallah setelah ini maksimalnya tahun ini saya akan mengupgrade data-data itu,” kata Acep.
Dan pasca Tahap III, Acep mengaku siap jika memang masih berlanjut. Meskipun untuk dana desa yang baru dimungkinkan untuk dua tahap lagi kedepan. Namun jika memang membutuhkan dari APBD Pemerintah Daerah sudah siap.
“Yakan anggarannya masih ada di BTT itu, jadi kita siap saja, asal tidak lebih sampai desember,” kata Acep. (Ali)















































































































Discussion about this post