KAB. CIREBON, (FC).- Pemerintah Kabupaten Cirebon sedang mematangkan untuk rencana pembangunan Islamic Center di Kabupaten Cirebon. Karena aku Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, pembangunan Islamic Center di Kabupaten Cirebon masih dalam kajian.
“Bagian hukum akan mengkaji untuk penetapan lokasi apakah layak di Arjawinangun atau di Pejambon,” kata Bupati Cirebon usai rapat dengan konsultan Islamic Center, Selasa (21/7).
Menurut Bupati, kajian tersebut dilakukan karena diawal sebelum ada opsi yang menyatakan tanah di Pejambon sebagai lokasi kedua, tanah di Arjawinangun lah yang menjadi salah satu lokasi yang digadang-gadang untuk dijadikan tempat pembangunan Islamic Center.
“Pernah ada rencana bahwa Islamic Center itu dulu di Arjawinangun. Maka sekarang harus dirubah dulu penetapan lokasinya,” jelas Imron.
Masih menurut Imron, mengapa ada opsi kedua tanah Pejambon yang sangat layak dijadikan lokus atau tempat pembangunan Islamic Center, kata Imron, luas lahannya sangat memadai.
“Karena kita memiliki lahan luas hanya di wilayah Pejambon, kemudian sangat memenuhi, karena jalan masuk sudah sangat lebar. Dan di Pejambon itu berada di ibukota pemerintahan. Kalau Arjawinangun itu luas lahannya sedikit,” tambah Imron.
Masih dikatakan Imron, target pembangunan Islamic Center di Kabupaten Cirebon ingin secepatnya terealisasi. Saat disinggung soal dana, Imron menyampaikan, semua pembangunan dibiayai oleh pihak ketiga (Abu Dhabi,-red).
“Pihak ketiga sudah menyediakan Rp1 triliun lebih untuk pembangunannya, tetapi APBD pun harus meng-anggarkan karena untuk membebaskan lahan milik masyarakat. Kemudian setelah dibangun, nanti status Islamic Center itu milik Pemda” beber Imron. (Ghofar)












































































































Discussion about this post