KUNINGAN, (FC).- Gelaran vaksin massal bagi para pedagang pasar, Bupati Kuningan H Acep Purnama bersama Wakil Bupati Kuningan HM Ridho Suganda sampai turun tangan.
Disela monitoring, Acep menyampaikan agenda ini merupakan kerjasama dengan Polres Kuningan.
Apabila pedagang masih enggan divaksin maka aktivitas akan dihentikan. Tindakan tegas dimaksud, yakni dengan cara mengurangi jam operasional di Pasar.
Hal ini terpaksa dilakukan, jika para pedagang pasar tetap menolak untuk mengikuti vaksin.
“Maka dari itu, kegiatan transaksi untuk sementara diliburkan, atau dikurangi jam opersionalnya apabila masih enggan untuk divaksin,” kata Acep, Kamis (15/7).
Maka dari itu, Acep menghimbau dan mengajak kepada para pedangang, untuk datang ke lantai dua dan ikuti vaksinisasi, jangan terkenan hasutan isu-isu yang tidak bertanggung jawab.
Baca Juga: Pantau Kegiatan Vaksinasi, Ketua DPRD Apresiasi Antusias Warga
“Maka pada kesempatan ini saya menghimbau dan mengajak kepada semuanya yang belum divaksin siapapun itu, mari datang keempat ini di lantai dua untuk mengikuti vaksinisasi, insyallah vaksin ini aman, jangan terkena hasutan isu-isu yang tidak bertanggung jawab,” ungkap Acep.
Sementara Kepala Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kuningan, U Kusmana, menyampaikan, program vaksinasi massal di lingkungan pasar tradisional menargetkan sebanyak 400 pedagang dalam sehari.
Vaksinasi massal ini menyasar 3 pasar tradisional yakni Pasar Baru, Pasar Kepuh dan Pasar Rakyat Langlangbuana.
“Kita hari pertama menyasar Pasar Baru dan Pasar Langlangbuana, targetnya 400 orang pedagang. Mudah-mudahan bisa tercapai, karena memang masyarakat sulit untuk diajak vaksin ini dengan berbagai alasan,” ungkap Uu.
Pihaknya menghimbau, agar semua pedagang di pasar tradisional ikut serta kegiatan Vaksinasi Corona karena gratis.
Apalagi vaksinasi ini sebagai upaya bersama dalam melawan pandemi COVID-19.
“Pak Bupati sangat tegas, tadi menyarankan kepada saya, dan saya juga mengintruksikan sesuai keinginan Pak Bupati, andai saja para pedagang tidak ikut divaksin, mungkin jam 2 disarankan oleh Pak Bupati ditutup jam operasional di pasar,” ungkap Uu. (Ali)
















































































































Discussion about this post