KOTA CIREBON, (FC).- Pengoperasian resevoar 9000 meter kubik dalam tahapan finishing. Pekerjaan yang akan dilakukan adalah interkoneksi jaringan distribusi utama (JDU) milik Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Giri Nata Kota Cirebon.
Dirut PDAM Tirta Giri Nata Kota Cirebon, Sofyan Satari mengatakan, interkoneksi JDU ini dipastikan menyebabkan gangguan distribusi air kepada pelanggannya. Diperkirakan selama 10 jam guna penyambungan pipa ke resevoar yang berada di Plangon Kabupaten Cirebon ini.
“Pelanggan diminta untuk melakukan antisipasi dini terhadap gangguan. Dengan menampung air secukupnya pada media penyimpanan,” jelas pria yang akrab disapa Opang ini kepada FC, Selasa (23/6).
Opang menyebutkan, pihaknya terus berkomunikasi dengan Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BP2W) Jabar dan pelaksana di lapangan terkait waktu interkoneksi JDU tersebut. Terkait ekses gangguan, Opang memperkirakan adanya penurunan debit air secara drastis. Bila sebelumnya 900 liter perdetik maka akan menurun menjadi hanya 150 liter perdetik.
Dari estimasinya, wilayah utara Kota Cirebon yang akan paling terdampak, seperti Samadikun dan Pesisir. Untuk itu PDAM telah menyiagakan petugas dan truk tangki air, yang siap sedia diluncurkan menyasar daerah tersebut maupun wilayah lainnya.














































































































Discussion about this post