Hal ini guna meminimalisir ekses yang bisa menggangu aktifitas masyarakat, terutama kebutuhan air ditengah pandemi Covid-19 ini.
Pihaknya juga terus berupaya agar interkoneksi ini berjalan dengan lancar dan cepat. Selain itu, upaya sosialisasi kepada masyarakat juga segera dilakukan.
“Setelah pekerjaan interkoneksi JDU rampung, ada tahapan normalisasi. Jadi tidak langsung air mengalir secara normal, tapi bertahap, paling tidak membutuhkan waktu satu minggu,” imbuhnya.
Sementara anggota Komisi II DPRD Kota Cirebon, Doddy Aryanto meminta PDAM untuk komitmen terhadap penyelesaian resevoir pada Bulan Juni ini. Pasalnya, estimasi waktu tersebut merupakan kesanggupan dari PDAM itu sendiri.
“Kami tidak ingin masyarakat bertambah susah dengan gangguan distribusi air. Waktu normal saja, tidak semua terlayani apalagi ini akan ada gangguan,” tandasnya. (gus)














































































































Discussion about this post