Oleh karenanya, Bupati mengingatkan SKPD agar bisa membuat perencanaan yang lebih fokus untuk menyelesaikan persoalan-persoalan pembangunan yang ada.
“Rencana pembangunan yang akan dilaksanakan nanti, harus merujuk kepada skala prioritas pembangunan yang telah disepakati. Dan paling utama yang menyentuh langsung terhadap kepentingan masyarakat,” tandasnya.
Sementara itu, Sekretaris Bappelitbangda Kabupaten Cirebon, Suratmo mengatakan meskipun pembukaan Musrenbang RKPD TA 2021 melalui video conference. Akan tetapi penajaman RKPD TA 2021 tetap akan dilaksanakan secara tatap muka.
“Secara teknis akan dilakukan mulai tanggal 17 sampai dengan 30 April dengan rencana kegiatan pada tanggal 17-20 April itu untuk penajaman bantuan keuangan Provinsi dan DAK,” kata Suratmo.
Sedangkan, lanjut dia, untuk penajaman RKPD tahun 2021 akan dilaksanakan tanggal 21-30 April. Teknis pelaksanaan tentu tetap mengedepankan protokol kesehatan di tengah wabah pandemi covid-19.
“Nantinya kita menjadwalkan satu hari itu satu SKPD sesuai dengan bidang koordinasinya,” tukasnya. (Ghofar)


















































































































Discussion about this post