KOTA CIREBON, (FC).- Guna mempercepat proses penyelesaian dan pengoperasian reservoir 9000 meter kubik yang berlokasi di Plangon, Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Giri Nata Kota Cirebon sudah melayangkan surat ke Direktorat Jenderal Cipta Karya, Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Barat.
Dirut PDAM Sofyan Satari mengungkapkan, sesuai dengan rekomendasi dari Komisi II DPRD Kota Cirebon, pihaknya bergerak cepat untuk mendorong percepatan operasional reservoir. Walaupun bukan kapasitas PDAM, karena hanya penerima manfaat saja, tapi tanggungjawab moril pelayanan pelanggan tetap menjadi prioritasnya.
“Sudah kita layangkan surat ke BPPW Jawa Barat, dan Alhamdulillah kepala balainya akan langsung datang ke lokasi resevoir. Insyaallah Hari Jumat lusa,” terangnya kepada FC, Selasa (16/6).
Pria yang akrab disapa Opang ini berharap, dengan datangnya kepala balai bisa memberikan solusi. Karena ada beberapa bagian pekerjaan pada reservoir yang tertunda karena kondisi pandemi Covid-19. Mungkin keputusan strategis bisa langsung diambil dilokasi, sehingga apa yang menjadi kendala bisa diatasi
“Mudah-mudahan setelah Hari Jumat ada perubahan signifikan. Sehingga harapan kita bersama adat reservoir beroperasi bisa terwujud secepatnya,” imbuhnya.
Sementara Anggota Komisi II Heriyanto meminta PDAM untuk komitmen dalam penyelesaian reservoir. Pada pandemi Covid-19 ini kebutuhan air meningkat, distribusi air yang tidak lancar banyak dikeluhkan masyarakat.
Legislator asal PAN ini mempertanyakan kenapa penyelesaian resevoir dinilainya lambat. Pandemi Covid-19 menurutnya bukan alasan, pasalnya semua sarana dan prasarana sudah lengkap. Mulai reservoir yang sudah jadi maupun pipa jaringan distribusi utama (JDU) sudah terpasang.
“Janji Juni ini selesai, kita lihat saja. Bila meleset kita akan panggil, untuk mengetahui kenapa proyek reservoir terbesar se Indonesia ini bisa tidak mencapai target penyelesaian,” tandasnya. (gus)












































































































Discussion about this post