KUNINGAN, (FC).- Momentum libur Idulfitri 1447 Hijriah dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata alam. Salah satu destinasi favorit yang dipadati pengunjung adalah kawasan Gunung Ciremai, tepatnya di Pos Cadas Poleng, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Rabu (25/3), jumlah pendaki dan pengunjung yang melakukan aktivitas hiking terus meningkat. Pengelola pendakian Gunung Ciremai, Sandi Baron, menyebut hingga saat ini tercatat sekitar 500 orang melakukan pendakian, sementara sekitar 600 orang lainnya memilih aktivitas hiking di jalur menuju Pos Cigiwong.
“Sampai sekarang jumlah pendaki Gunung Ciremai ada sekitar 500 orang, dan pengunjung yang melakukan hiking ke Cigiwong sekitar 600 orang,” ujar Sandi Baron di Pos Cadas Poleng.
Ia menjelaskan, seluruh proses pembelian tiket dilakukan secara daring melalui aplikasi resmi Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (BTNGC). Sementara di lokasi, petugas hanya melakukan verifikasi, pemeriksaan kesehatan, serta pengecekan perbekalan para pengunjung.
“Semua tiket dibeli melalui aplikasi resmi BTNGC. Di pos kami hanya melakukan pemeriksaan kesehatan, perbekalan, dan registrasi ulang,” katanya.
Untuk tarif, pengunjung dikenakan biaya Rp120 ribu untuk pendakian, sementara aktivitas hiking dikenakan tarif Rp30 ribu.
Selain pemeriksaan administrasi, pengelola juga memberikan edukasi kepada para pengunjung terkait keselamatan dan kelestarian lingkungan. Hal ini dilakukan untuk meminimalisasi risiko selama aktivitas di kawasan gunung.
“Kami juga memberikan sosialisasi dan edukasi, termasuk apa saja yang harus dipersiapkan agar pendaki terhindar dari hal yang tidak diinginkan,” ujarnya
Dalam hal perbekalan, pendaki diwajibkan membawa logistik yang memadai, termasuk air mineral minimal empat liter per orang, serta perlengkapan kesehatan.
“Selain logistik, kebutuhan kesehatan juga harus dipenuhi. Ini penting untuk keselamatan selama pendakian,” jelasnya.
Pengelola juga mengingatkan pengunjung untuk mewaspadai perubahan cuaca yang tidak menentu di kawasan Gunung Ciremai. Jika terjadi hujan, pendaki disarankan untuk segera beristirahat dan tidak memaksakan perjalanan.
“Kalau cuaca berubah atau hujan, sebaiknya ambil posisi aman dan beristirahat,” imbaunya.
Untuk mendukung keamanan, pihak pengelola menyiapkan petugas di setiap pos pendakian, termasuk tim penyisir yang bertugas melakukan pemantauan terhadap aktivitas pengunjung di jalur pendakian.
“Kami siapkan petugas di setiap titik, termasuk tim penyisir untuk memastikan keselamatan pengunjung,” pungkasnya.(Angga)











































































































Discussion about this post