“Kelima daerah ini termasuk Kota Cirebon, selama menangani wabah Covid-19 telah menerapkan Tracing, Lacak, Isolasi dan Obati (TLIO) secara rutin, dan terus dilakukan secara bertahap,” jelasnya kepada FC, Rabu (4/11).
Sementara Kadinkes Edy Sugiarto menambahkan, penilaian Pemprov Jabar kepada Kota Cirebon atas penanganan Covid-19 ini sudah tepat. Pasalnya, gugus tugas, seluruh elemen pemerintah, TNI Polri, masyarakat dan swasta sudah bahu membahu memerangi Covid-19 ini.
“Ya, secara konsisten, kita juga melakukan penanganan Covid-19 dengan penerapan TLIO yang sudah dibuat oleh Pemprov Jabar,” cetusnya.
Disebutkannya, Kota Cirebon juga pada pekan kemarin menempati peringkat pertama di Jawa Barat dalam upaya testing Covid-19. Perhitungan testing diambil melalui variabel 1.000 tes/1 juta populasi diuji swab dalam kurun waktu 12-18 Oktober 2020.
Dalam data testing Jabar, Kota Cirebon sudah melakukan pengetesan Covid-19 sebanyak 1.123 orang. Makanya tidak heran jika Kota Cirebon masih dalam zona merah.
“Semakin banyak pengetesan, maka akan semakin banyak pula diketahui kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang terungkap,” tandasnya. (Agus)















































































































Discussion about this post