Karena mengetahui tidak bisa jadi hari itu juga ternyata pelaku kembali marah-marah. Dan memaksa untuk bertemu dengan Kaban. Namun karena sedang acara pelantikan Pejabat Fungsional Virtual, maka belum bisa ditemui. Bahkan di gedung itu sedang ada bupati, wakil dan sekda.
Setelah itu, pelaku diberi masukan untuk bertemu dulu dengan Kasubid Pembinaan Aparatur BKPSDM. Awalnya setuju, dan saat hendak dipertemukan, dan dipanggil untuk masuk ke ruang media center, pelaku ngotot lagi untuk bertemu dengan Kepala BKPSDM, dan dijelaskan bahwa kepala BKPSDM sedang berbicara dengan Sekda, ternyata pelaku tambah “Ngegas” dan mengatakan “pak Seda baturan urang” seraya menendang kaki kiri Kasubag Umum BKPSDM.
Tak selesai disitu, dia memanggil rekannya meminta untuk menghajar Kasubag Umum BKPSDM yang baru dia tending. Tiba-tiba masuk orang luar, dan hendak memukul korban.
Namun tidak jadi dan setelah digiring masuk ke ruangan ternyata orang luar tadi kembali melayangkan tangannya ke hadapan Kasubag Umum BKPSDM itu dan berhasil dihindari.
Setelah itu penjelasan dilanjutkan oleh Kasubid Pembinaan Aparatur BKPSDM di ruang Media Center sekitar 30 menit, dan akhirnya pelaku dan rekannya meninggalkan BKPSDM tanpa pamit.
Kasubag Umum BKPSDM Kuningan Andri Arga Kusumah membenarkan kejadian tersebut. Bahkan semua kejadian terekam oleh CCTV yang ada di kantor tersebut. Pihaknya bersama pimpinan membuka bersama CCTV itu, dan setelah dibahas bersama, akhirnya diputuskan untuk dilaporkan kepada pihak berwajib.















































































































Discussion about this post