INDRAMAYU, (FC).- Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dugaan virus corona atau Covid-19 di Kabupaten Indramayu kembali meninggal dunia. Kematian PDP ini tercatat yang keempat setelah sebelumnya diberitakan terhitung 3 orang PDP
Pasien keempat tersebut merupakan laki-laki berusia 53 tahun dan meninggal di ruang isolasi RSUD Pantura MA Sentot Patrol selaku rumah sakit second line di Kabupaten Indramayu.
Ketua Gugus Penanganan Covid-19 RSUD Pantura MA Sentot Patrol, dr Rosy Damayanti mengatakan, pasien tersebut meninggal pada Senin (30/3). “Pasien meninggal sekitar pukul 10.00 WIB,” ujarnya, Selasa (31/3).
Dr Rosy mengatakan, sebelum dirawat di ruang isolasi, pasien mengeluhkan sesak napas dan mual saja. Kepada dokter, pasien juga tidak mengeluhkan demam tinggi maupun batuk sebagaimana gejala-gejala yang biasa terjadi pada pasien yang terjangkit virus corona.
Bahkan, lanjut Rosy, pasien tersebut juga tidak memiliki riwayat telah berpergian ke daerah-daerah transmisi lokal penyebaran virus corona. Hanya saja, setelah digali informasi, ternyata sebelum sakit ada anak dari pasien tersebut yang baru pulang dari daerah Papua.













































































































Discussion about this post