KUNINGAN, (FC).- Bupati Kuningan H. Dian Rachmat Yanuar memastikan kesiapan Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri, mulai dari kondisi infrastruktur jalan, pengendalian arus lalu lintas, hingga ketersediaan bahan pokok di pasaran.
Hal tersebut disampaikan Dian saat diwawancarai usai menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang digelar DPD Partai Golkar Kabupaten Kuningan, Minggu (15/3).
Terkait kondisi infrastruktur, Dian mengakui perbaikan sejumlah ruas jalan di Kabupaten Kuningan saat ini terkendala cuaca yang masih sering diguyur hujan. Padahal, pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran untuk perbaikan sekitar 120 ruas jalan.
“Jalan-jalan memang kendalanya hujan. Kita sudah siapkan anggaran untuk 120 ruas jalan, cuma ini terkendala hujan. Ada kemungkinan perbaikan itu kita lanjutkan setelah pasca Lebaran,” ujarnya.
Selain itu, Pemkab Kuningan juga mengantisipasi potensi kemacetan yang biasanya terjadi setelah Lebaran, terutama karena meningkatnya kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi wisata di Kabupaten Kuningan.
Menurut Dian, koordinasi lintas instansi telah dilakukan bersama pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan guna memastikan kelancaran arus lalu lintas selama masa libur Lebaran.
“Kita sudah berkali-kali rapat dengan Pak Kapolres dan Pak Kadishub. Mudah-mudahan pada hari raya nanti kemacetan tidak terjadi di Kabupaten Kuningan, walaupun tentu masih ada batas toleransi,” katanya.
Pada kesempatan itu, Dian juga menegaskan bahwa aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kuningan dilarang menggunakan kendaraan dinas untuk keperluan mudik.
“Tidak boleh. Kita larang ASN menggunakan mobil dinas untuk mudik,” tegasnya.
Ia menambahkan, Pemkab Kuningan juga tidak menerapkan kebijakan work from anywhere selama masa libur Lebaran. ASN diminta tetap mengikuti ketentuan cuti bersama yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.
“Saya tidak ingin pelayanan terhadap masyarakat terganggu. Saya kira cuti yang sudah ditetapkan pemerintah sudah cukup bagi ASN Kabupaten Kuningan,” ujarnya.
Sementara itu, terkait ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan bahan pokok, Dian memastikan hingga saat ini kondisi di Kabupaten Kuningan masih aman dan distribusi berjalan lancar.
Ia menyebut Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) terus melakukan pemantauan terhadap harga dan ketersediaan kebutuhan pokok di pasar.
“Alhamdulillah sampai hari ini lancar. Tim inflasi daerah juga terus memantau. Rata-rata sembako berjalan lancar, distribusinya baik, dan harga-harga masih relatif terjangkau,” katanya.
Meski demikian, ia mengakui sempat terjadi kenaikan harga pada beberapa komoditas seperti daging sapi. Namun menurutnya kenaikan tersebut masih dalam batas wajar.
“Memang ada beberapa kenaikan seperti daging sapi, tapi masih dalam tahap toleransi dan masih wajar,” ujarnya.
Di akhir keterangannya, Dian juga mengimbau masyarakat dan para pemudik yang akan merayakan Idul Fitri di Kabupaten Kuningan agar merayakan Lebaran secara sederhana dan penuh kekhusyukan bersama keluarga.
“Saya menghimbau para pemudik untuk berlebaran dengan hikmat dan khusyuk bersama keluarga, tidak menonjolkan euforia. Yang penting kekhusyukannya dan kehangatan berkumpul bersama keluarga,” pungkasnya. (Angga)
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar memastikan kesiapan Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri.*












































































































Discussion about this post